Tangerang Selatan Siap Terapkan PPKM Darurat, Mal dan Tempat Ibadah Tutup

Pekerja melakukan pengecekan tahap akhir pada proyek pembangunan penambahan ruang isolasi di Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Selasa, 2 Maret 2021. Ruang isolasi ini dibangun oleh Pemkot Tangerang Selatan. ANTARA/Muhammad Iqbal

TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Pemerintah kota Tangerang Selatan siap menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat. Kebijakan PPKM Darurat mulai 3-20 Juli 2021 itu diumumkan oleh Presiden Joko Widodo pada hari ini sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.

"Barusan kami sudah melakukan pertemuan, rapat dengan seluruh Forkompimda Kota Tangerang Selatan, dengan seluruh kepala OPD Tangsel membahas PPKM Darurat," kata Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Kamis 1 Juli 2021.

Menurut Benyamin, pemerintah kota Tangerang Selatan dalam PPKM Darurat akan mengutip utuh apa yang dilakukan dan diatur oleh pemerintah pusat.

"Beberapa hal yang kami putuskan atau yang kami akan lakukan kedepan adalah melihat pertimbangan bahwa kondisi Tangsel dalam penilaian ditingkat nasional masuk level 4. Level 4 ini berarti bahwa kasus aktif memang kita di bawah 5.000," ujarnya.

Ketersediaan tempat tidur rumah sakit di Tangsel saat ini sudah di bawah 30 persen. Bahkan ICU sudah full 100 persen.

"Kemudian tingkat keterisian tempat tidur isolasi sudah mencapai 87 persen. Jadi sudah memenuhi standar kriteria dari arahan bapak presiden dan pengetatan PPKM darurat," ungkapnya.

Saat ini, lanjut Benyamin, pihaknya sedang menyiapkan segala infrastuktur pengaturannya, surat surat dan lain sebagainya untuk PPKM Darurat.

"Untuk mekanisme WFH bagi sektor non esensial, termasuk perkantoran pemerintah, itu WFH nya 100 persen. Kemudian juga pelaksanaan belajar mengajar PKB itu dilakukan secara daring. Tidak ada simulasi, tidak ada 25 persen dan seterusnya, tapi seluruhnya, 100 persen dilakukan secara daring," imbuhnya.

Kemudian pada sektor esensial, lanjut Benyamin, yaitu sektor keuangan dan perbankan, sektor pasar modal, sektor sistem pembayaran, sektor teknologi informasi komunikasi, sektor perhotelan non penanganan karantina Covid-19, industri orientasi ekspor, diberlakukan 50 persen maksimal dengan protokol kesehatan ketat dan sisanya work from home.

"Juga bagi sektor kritikal, yaitu sektor energi, kayak SPBU misalnya, kita ada kantor PGN perusahaan gas negara, kemudian sektor kesehatan, sektor keamanan, sektor logistik dan transportasi, sektor industri makanan, minuman dan penunjangnya, petrokimia, semen, objek vitsl nasional, penanganan bencana, proyek strategis nasional, seprti jalan tol, kemudian juga konstruksi, utilitas dasar.yaitu listrik dan air, kemudian industri pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat, diberlakukan 100 persen Work from ofice dengan prokes ketat," tambahnya.

Untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, pasar swayalan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasionalnya hingga pukul 20.00, dengan kapasitas pengunjung 50 persen.

Kemudian apotek dan toko obat, dibuka 24 jam. Kegiatan pada pusat perbelanjaan, mal, pusat perdagangan, pada 3-20 Juli 2021 ditutup sementara.

Pelaksanaan kegiatan makan, minum, di tempat umum, yaitu warung makan, rumah makan, kafe, PKL, lapak jalanan, baik yang ada pada lokasi tersendiri seperti di pinggir jalan dan sebagainya, maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan atau mall hanya menerima delivery atau take away.

Pada PPKM Darurat ini, semua tempat ibadah di Tangerang Selatan, mulai dari masjid, musala, gereja, pura, vihara, kelenteng, serta tempat umum lain yang difungsikan sebagai tempat ibadah ditutup sementara.

#Cucitangan
#Pakaimasker
#Jagajarak

MUHAMMAD KURNIANTO

Baca juga: Simak Aturan Lengkap PPKM Darurat, Berlaku Mulai 3 - 20 Juli






Kunjungan ke Tangsel, DPR Minta Pemkot Tingkatkan Pelayanan Publik

1 hari lalu

Kunjungan ke Tangsel, DPR Minta Pemkot Tingkatkan Pelayanan Publik

Pelayanan publik harus menyentuh seluruh golongan termasuk masyarakat yang masih lemah.


Tembok Roboh di Kantor CIMB Niaga Bintaro Diduga Disebabkan Hujan Lebat

7 hari lalu

Tembok Roboh di Kantor CIMB Niaga Bintaro Diduga Disebabkan Hujan Lebat

Ada 4 kendaraan roda empat yang sedang parkir tertimpa tembok roboh saat hujan lebat itu.


Hari Ini 14 Tahun Kota Tangerang Selatan, Begini Awal Penetapannya dan Airin Wali Kota Pertama

13 hari lalu

Hari Ini 14 Tahun Kota Tangerang Selatan, Begini Awal Penetapannya dan Airin Wali Kota Pertama

Pada 26 November 2008, Kota Tangerang Selatan resmi dibentuk dan disahkan DPR RI. Begini pembentukannya dan letak geografisnya.


Asal-usul Alat Komunikasi Tradisional Beduk, Kentungan, Lonceng

16 hari lalu

Asal-usul Alat Komunikasi Tradisional Beduk, Kentungan, Lonceng

Pada masa lampau alat komunikasi tradisional beduk, kentungan, dan lonceng digunakan untuk menyampaikan informasi


Candi Borobudur Jadi Tempat Ibadah, Para Biksu dan Umat Buddha Gelar Santutthi Citta

17 hari lalu

Candi Borobudur Jadi Tempat Ibadah, Para Biksu dan Umat Buddha Gelar Santutthi Citta

Dengan ditetapkannya Candi Borobudur sebagai pusat ibadah agama Buddha Indonesia dan dunia, upacara lain juga akan digelar di sana.


Setara Institute Sebut Kasus Penolakan dan Perusakan Tempat Ibadah Masih Tinggi

22 hari lalu

Setara Institute Sebut Kasus Penolakan dan Perusakan Tempat Ibadah Masih Tinggi

Hari Toleransi Internasional, Setara Institute Berharap Kemenag dan Kemendagri Permudah Syarat Pendirian Rumah Ibadah


Gempa Dinihari Kejutkan Warga di Banten, Ini Data BMKG

23 hari lalu

Gempa Dinihari Kejutkan Warga di Banten, Ini Data BMKG

Gempa darat dari Sumur, Pandeglang, Banten, bisa dirasakan sampai wilayah di Tangerang Selatan dan bahkan Bogor pada Rabu dinihari, 16 November 2022.


Polres Tangsel Bakal Lakukan Ini Antisipasi Insiden di Konser Musik, Salah Satunya Soal Tiket

31 hari lalu

Polres Tangsel Bakal Lakukan Ini Antisipasi Insiden di Konser Musik, Salah Satunya Soal Tiket

Polres Tangerang Selatan bakal terus koordinasi awasi konser musik, terutama soal kapasitas penonton dan penjualan tiket.


30 Penonton Pingsan, Polisi Putuskan Tak Perkarakan Panitia Konser NCT 127

31 hari lalu

30 Penonton Pingsan, Polisi Putuskan Tak Perkarakan Panitia Konser NCT 127

Polisi tidak periksa panitia konser NCT 127 soal insiden penonton pingsan. Karena berdesakan dan penonton kelelahan.


Lokasi Konser Grup K-Pop NCT 127 di ICE BSD Dapat Ancaman Bom, Polisi Bergerak

34 hari lalu

Lokasi Konser Grup K-Pop NCT 127 di ICE BSD Dapat Ancaman Bom, Polisi Bergerak

Tim Penjinak Bom dari Brimob Polda Metro Jaya pun menyisir ICE BSD, lokasi konser grup K-POP NCT 127