Top 3 Metro: Pengakuan Wanita di Arisan Sosialita, Presiden Jokowi Dikritik Lagi

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi arisan sosialita. Shutterstock

    Ilustrasi arisan sosialita. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta -Berita terpopuler di Top 3 Metro diawali kabar pengakuan perempuan di video viral arisan sosialita di Pondok Indah dengan tumbal brondong.

    Selain itu ada pula BEM KM UMY menyebut Presiden Jokowi dengan gelar The King of Pura-pura Tidak Paham.

    Hal itu setelah Jokowi menanggapi kritik BEM UI yang menggelarinya The King of Lip Service akhir pekan lalu. Selengkapnya:

    1. Siap Diperiksa, Perempuan di Video Arisan Sosialita: Biar Ga Dibilang Hoaks

    Ramadhinisari alias Dini, mengaku siap dipanggil oleh polisi soal video di Pondok Indah yang disertai persembahan tumbal brondong (lelaki muda). Video TikTok itu viral di media sosial dan membuat masyarakat resah, hingga akhirnya polisi turun tangan menyelidiki kasus itu. 

    "Karena kalau aku enggak siap, justru nanti aku disangkainnya penyebar hoaks. Jadi kalau memang sampai harus ketemu polisi, ya aku kan ada bukti," ujar Dini saat dihubungi, Kamis, 1 Juli 2021. 

    Dini mengunggah video itu setelah mendapat tawaran menjadi master of ceremony alias MC di acara arisan tersebut. Setelah menanyakan isi acara itu, Dini baru mengetahui bahwa ada salah satu mata acara di arisan tersebut yang akan menumbalkan pria brondong yang diundang. 

    Sebagai bukti, Dini masih memiliki rekaman percakapan itu. Ia mengatakan akan menunjukkan rekaman tersebut jika polisi memeriksanya. 

    "Aku kan ada bukti konkret chatingan, di media sosial ceritanya juga tidak melebihkan, memang sesuai dengan si orang ini ceritakan, gitu," kata Dini. 

    Dini bercerita sang empunya hajat menawarinya tarif Rp 10 juta per jam untuk memandu acara tersebut. Melihat angka yang cukup fantastis, Dini tertarik dan menanyakan detail acara yang mengundang beberapa berondong itu.

    Selanjutnya: Video viral pesugihan…


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.