Rizieq Shihab Masukkan Berkas Banding ke Pengadilan Tinggi Kemarin, Isinya...


Jakarta - Berkas banding yang diajukan oleh terdakwa Rizieq Shihab telah masuk ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Berkas tersebut untuk tiga perkara, yakni kerumunan di Petamburan, kerumunan Megamendung, dan tes usap palsu RS Ummi Bogor

"Berkas sudah kami sampaikan Kamis kemarin. Proses di sana bisa ditanya ke Pengadilan Tinggi DKI langsung," ujar kuasa hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar, kepada Tempo, Jumat, 2 Juli 2021. 

Aziz mengatakan dalam berkas yang pihaknya ajukan itu, tidak ada penambahan apapun dari yang sebelumnya diajukan ke PN Jakarta Timur. Aziz juga tak mengetahui sampai kapan proses banding itu akan keluar dari pengadilan. 

Sebelumnya, Rizieq Shihab dituntut enam tahun penjara oleh jaksa penuntut umum untuk kasus dugaan tes swab palsu RS Ummi Bogor. Dalam tuntutannya, jaksa menjerat Rizieq dengan Pasal 14 ayat (1), ayat (2), Pasal 15 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana menyebarkan berita bohong 

Jaksa memaparkan hal yang membuktikan dakwaan penyebaran berita bohong, antara lain video Rizieq Shihab di YouTube yang menyebut dirinya dalam keadaan sehat. Padahal saat video itu diambil, jaksa menyebut Rizieq sudah dalam keadaan sakit dan positif Covid-19.  

Sementara untuk perkara kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat Rizieq divonis delapan bulan penjara. Hakim menilai Rizieq terbukti melanggar Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, yaitu tiap orang wajib mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan.  

Sedangkan untuk perkara kerumunan di Megamendung, Rizieq Shihab dijatuhi hukuman denda Rp 20 juta subsider lima bulan kurungan penjara. Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menyatakan Rizieq terbukti bersalah karena tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan, sesuai dakwaan alternatif pertama.

Atas tiga vonis tersebut, Rizieq Shihab mengajukan banding. Sikap ini sejalan dengan JPU yang mengajukan banding karena tak puas dengan vonis hakim. 

Baca juga : Pengacara Tolak Unlawful Killing ke Tersangka Penembakan 6 Laskar FPI, Kenapa? 

M JULNIS FIRMANSYAH 






Sidang Kasus Terorisme Farid Okbah di PN Jaktim Digelar Tertutup

8 hari lalu

Sidang Kasus Terorisme Farid Okbah di PN Jaktim Digelar Tertutup

Sidang kasus terorisme dengan tersangka Farid Okbah digelar secara tertutup. Agenda sidang pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.


Setelah Lulus Gelar Sarjana Hukum, Ini Tahapan Menjadi Pengacara

13 hari lalu

Setelah Lulus Gelar Sarjana Hukum, Ini Tahapan Menjadi Pengacara

Pengacara memiliki lisensi untuk melakukan praktk hukum. Bagaimana tahapan menjadi seorang advokat ini?


Anak Buah Ferdy Sambo Perusak TKP Duren Tiga dan Dugaan Perannya di Peristiwa KM50

19 hari lalu

Anak Buah Ferdy Sambo Perusak TKP Duren Tiga dan Dugaan Perannya di Peristiwa KM50

Dalam laporan majalah Tempo edisi 3 September 2022, Handik adalah salah satu penyokong skenario Ferdy Sambo.


Kasus KM 50: Apa Itu Vonis Lepas yang Dijatuhkan ke Penembak Laskar FPI

20 hari lalu

Kasus KM 50: Apa Itu Vonis Lepas yang Dijatuhkan ke Penembak Laskar FPI

Vonis lepas merupakan vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim ketika terdakwa bersalah, tetapi tidak dapat dipidana. Hal itu muncul di kasus KM 50.


Mengapa Penembakan Anggota FPI di KM 50 Masuk Kategori Unlawful Killing?

21 hari lalu

Mengapa Penembakan Anggota FPI di KM 50 Masuk Kategori Unlawful Killing?

Kasus penembakan anggota FPI di Km 50. Komnas HAM menyebut tewasnya 6 orang masuk kategori unlawful killing.


Jaksa Kasus Unlawful Killing KM50 Bicara soal Kemungkinan PK

22 hari lalu

Jaksa Kasus Unlawful Killing KM50 Bicara soal Kemungkinan PK

JPU membuka kemungkinan mengajukan Peninjauan Kembali kasus KM50, asalkan ada novum atau bukti baru.


Menilik Kembali Temuan Komnas HAM di Kasus Unlawful Killing KM50

22 hari lalu

Menilik Kembali Temuan Komnas HAM di Kasus Unlawful Killing KM50

MA menolak permohonan kasasi yang diajukan jaksa penuntut umum dalam kasus pembunuhan anggota Front Pembela Islam di KM50 Tol Jakarta-Cikampek.


Bebas Bersyarat, Eks Bupati Bengkalis Amril Mukminin Setelah Jalani 2,5 Tahun Kurungan Kasus Korupsi

27 hari lalu

Bebas Bersyarat, Eks Bupati Bengkalis Amril Mukminin Setelah Jalani 2,5 Tahun Kurungan Kasus Korupsi

Eks Bupati Bengkalis Amril Mukminin bebas bersyarat setelah jalani 2,5 tahun dari 4 tahun masa hukuman. Ia suami Kasmarni Bupati Bengkalis saat ini.


Peradilan Kasus Mutilasi oleh Anggota TNI di Papua, Hanya Diproses di Pengadilan Militer?

32 hari lalu

Peradilan Kasus Mutilasi oleh Anggota TNI di Papua, Hanya Diproses di Pengadilan Militer?

Menurut AII, jika ada anggota TNI yang disangka terlibat pembunuhan, maka harus diadili melalui pengadilan umum, bukan hanya pengadilan militer.


Bahar bin Smith Bebas dari Tahanan Usai Putusan PT Bandung

34 hari lalu

Bahar bin Smith Bebas dari Tahanan Usai Putusan PT Bandung

Menurut Andrie, Bahar bin Smith bebas secara murni sehingga pihaknya mempersilakan yang bersangkutan keluar dari tahanan.