Heboh Ivermectin Atasi Covid-19? Ternyata Obat Cacing Ini Kini Sulit Dijumpai

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Obat Ivermectin. shutterstock.com

    Obat Ivermectin. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Obat Ivermectin tak tersedia di sejumlah apotek. Tempo menyambangi dua apotek di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan hari ini.

    Salah satu penjaga apotek mengatakan sudah lama Ivermectin tak tersedia di tempatnya bekerja. Dia tak merincikan waktu persisnya.

    "Pas awal pandemi itu aja pada beli," kata dia yang enggan disebutkan namanya, Sabtu, 3 Juli 2021.

    Obat cacing ini juga tidak tersedia di apotek Kimia Farma. Petugas yang berjaga menuturkan, Kimia Farma tidak menjual Ivermectin. Menurut dia, Ivermectin adalah obat baru.

    "Enggak jual. Itu obat baru kayaknya, jadi belum boleh diperjualbelikan," ujar dia.

    Sebelumnya, beredar informasi bahwa Ivermectin mampu mencegah Covid-19. Harga obat ini lantas melambung tinggi di lapak e-commerce.

    Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah memblokir pabrik pembuat obat Ivermectin milik PT Harsen Laboratories. PT Harsen adalah produsen Ivermectin dengan merek dagang Ivermex 12 mg.

    Kepala BPOM Penny K. Lukito mengingatkan kepada masyarakat bahwa Ivermectin merupakan obat keras. Untuk indikasi kecacingan, Ivermectin hanya dapat dikonsumsi dengan dosis tunggal dan setahun sekali.

    "Kami mengimbau kepada masyarakat, obat keras ini tidak bisa dibeli secara individu tanpa resep dokter dan tidak bisa diperjualbelikan di jalur online (secara bebas) tanpa resep dokter," ujar dia.

    Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko pernah mempromosikan Ivermectin sebagai obat Covid-19. Dia menggunakan atribusi sebagai Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) saat bicara Ivermectin.

    Moeldoko mengaku mengirim banyak dosis Ivermectin ke Kudus, Jawa Tengah, yang sedang mengalami lonjakan kasus Covid-19.

    Bupati Kudus HM Hartopo mengaku menerima 2.500 dosis Ivermectin untuk disebar ke sejumlah rumah sakit dan puskesmas.

    Baca juga : Minta Polri Tindak Pelaku yang Naikkan Harga Obat, Luhut: Gak Ada Beking-bekingan
    #Pakaimasker
    #Cucitangan
    #Jagajarak

    LANI DIANA | DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Semeru: Fakta dan Data...

    Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanis pada 4 Desember 2021. Erupsi Semeru kali ini diduga akibat curah hujan tinggi dan sejumlah faktor.