Pelanggaran Wajib Masker PPKM Darurat, 30 Orang di Ciputat Dihukum Push Up

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisian dan Dishub memberhentikan pengemudi motor untuk mengenakan masker saat memasuki wilayah Jakarta saat melakukan pengawasan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Lebakbulus perbatasan dengan Ciputat, Tangerang Selatan, 13 April 2020. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan DKI Jakarta mewajibkan setiap orang mengenakan masker dan mengatur jarak penumpang dalam satu kendaraan untuk menekan penyebaran wabah Corona. TEMPO/Nurdiansah

    Petugas kepolisian dan Dishub memberhentikan pengemudi motor untuk mengenakan masker saat memasuki wilayah Jakarta saat melakukan pengawasan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Lebakbulus perbatasan dengan Ciputat, Tangerang Selatan, 13 April 2020. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan DKI Jakarta mewajibkan setiap orang mengenakan masker dan mengatur jarak penumpang dalam satu kendaraan untuk menekan penyebaran wabah Corona. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Sebanyak 30 orang di Ciputat dihukum push up karena melanggar ketentuan wajib masker PPKM Darurat. Razia masker itu dilakukan petugas gabungan TNI-Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan kota Tangerang Selatan untuk penegakan protokol kesehatan PPKM Darurat.

    "Yang kita amankan tidak memakai masker kurang lebih ada lima sampai 10 orang tiap titiknya tadi di enam titik kurang lebih ada 30 orang," kata Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, usai kegiatan monitoring penegakan protokol kesehatan, Senin malam 5 Juli 2021.

    Menurut Wali Kota Tangsel, sanksi push up terhadap masyarakat yang tidak membandel tidak pakai masker ini bertujuan menyadarkan mereka bahwa memakai masker sangat penting.

    "Sekarang pakai masker itu wajib untuk mencegah penularan Covid-19, tadi selain kita hukum push up, setelah itu mereka kita berikan masker dan kita berikan nasihat untuk selalu menggunakan masker," ujarnya.

    Selain operasi penertiban masyarakat yang tidak menggunakan masker, petugas juga membubarkan masyarakat yang masih berkumpul.

    "Tadi juga ada beberapa masyarakat yang masih berkerumun, itu kita bubarkan dan kita juga mendapati tempat makan yang buka melewati jam yang sudah ditentukan, sekalian kita sosialisasi supaya ke depan tidak mengulangi," ujarnya.

    Pada masa PPKM Darurat ini, Benyamin Davnie mengingatkan masyarakat untuk sama-sama memerangi Covid-19. Operasi penegakan protokol kesehatan ini dilakukan di enam titik di antaranya Perempatan jalan Menjangan, Bundaran Maruga dan di jalan Aria Putera.

    MUHAMMAD KURNIANTO

    Baca juga: Wagub DKI Sidak Penyekatan PPKM Darurat di Kalimalang



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.