Daftar Tunggu Plasma Konvalesen di PMI Tangerang Selatan Hingga 150 Orang

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana aktivitas donor plasma konvalesen di Unit Donor Darah (UDD) PMI DKI Jakarta, Selasa, 29 Juni 2021. PMI DKI Jakarta menyatakan ketersediaan Stok plasma konvalesen di DKI Jakarta kosong, sehingga PMI DKI Jakarta mengajak masyarakat penyintas COVID-19 untuk mau mendonorkan plasma konvalesen guna menekan angka kematian akibat pandemi COVID-19. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Suasana aktivitas donor plasma konvalesen di Unit Donor Darah (UDD) PMI DKI Jakarta, Selasa, 29 Juni 2021. PMI DKI Jakarta menyatakan ketersediaan Stok plasma konvalesen di DKI Jakarta kosong, sehingga PMI DKI Jakarta mengajak masyarakat penyintas COVID-19 untuk mau mendonorkan plasma konvalesen guna menekan angka kematian akibat pandemi COVID-19. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Sebanyak 150 orang saat ini masuk dalam daftar tunggu permintaan plasma konvalesen di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan.

    "Kalau daftar tunggu tergantung nanti donor yang datang ke PMI atau PMI merekrut para donor atau calon donor, sekarang sudah 150 orang," kata Kepala Unit Donor Darah PMI kota Tangerang Selatan Suhara Manulang, Jumat 9 Juli 2021.

    Menurut Suhara, apabila ada keluarga pasien Covid-19 yang membutuhkan plasma konvalesen bisa juga dengan membawa calon donor ke PMI Kota Tangerang Selatan.

    "Donor pengganti masuk ke booking daftar tunggu untuk bisa kita periksa apakah bisa mendonorkan plasma konvalesennya atau tidak," ujarnya.

    Untuk bisa menjadi donor plasma konvalesen, calon donor harus mengikuti proses skrining untuk mengetahui apakah bisa lanjut menjadi donor atau tidak.

    "Ya yang jelas sudah pernah terpapar Covid-19 dan menunjukkan hasil negatif swab, lalu kita periksa bisa atau tidak melakukan donor plasma," ujarnya.

    Proses panjang untuk menjadi donor plasma konvalesen ini untuk mempersulit, tetapi PMI Tangerang Selatan ingin kualitas plasma harus sesuai standar.

    "Karena PMI harus screening itu, termasuk IMLTD infeksi menular lewat transfusi darah, seperti HIV AIDS, hepatitis B, C, sipilis, itu kan wajib kita periksa," ujarnya. 

    Kepala Unit Donor Darah PMI Tangsel itu mengatakan mereka juga akan memeriksa apakah titer antibodi calon donor plasma konvalesen itu masih layak atau enggak untuk terapi tambahan. "Khawatirnya sudah turun. Nah ini yang biasanya satu hari kita screening, nanti malamnya itu kita baru informasikan ke donornya," kata Suhara.

    #Cucitangan
    #Pakaimasker
    #Jagajarak

    MUHAMMAD KURNIANTO

    Baca juga: Permintaan Plasma Konvalesen di PMI Tangerang Selatan Capai 20 Orang Per Hari


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.