Balap Liar di Jaksel Berbuntut Pengeroyokan, Wagub Puji Dedikasi Aiptu Suwardi

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi balap liar. Antaranews.com

    Ilustrasi balap liar. Antaranews.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan terima kasih sekaligus memuji keberanian Aiptu Suwardi yang menjadi korban pengeroyokan saat menertibkan balap liar di Jalan T.B. Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan.

    Ahmad Riza Patria bahkan menyapa langsung Aiptu Suwardi melalui sambungan telepon untuk mengungkapkan rasa hormat terhadap dedikasinya saat bertugas.

    "Hormat kami untuk Bapak Polisi Aiptu Suwardi, pengorbanan beliau dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan kesehatan masyarakat adalah teladan bagi kami," kata Wagub DKI Ahmad Riza Patria dalam keterangan unggahan di akun Instagram resminya, Sabtu 10 Juli 2021.

    Riza mengatakan bahwa Aiptu Suwardi menjadi contoh nyata betapa berisikonya tugas anggota kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Ibu Kota.

    Wagub juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada polisi yang telah bertindak cepat dengan menangkap para pelaku pengeroyokan Aiptu Suwardi.

    "Terima kasih untuk aparat dari kepolisian yang telah menangkap para pengeroyok Bapak Aiptu Suwardi. Kita semua bangga dengan keberanian beliau," ujar Riza.

    Wagub juga berharap agar peristiwa yang menimpa Aiptu Suwardi dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak dan berharap kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

    "Ini pelajaran berharga bagi kita semua, mari gunakan jalan raya sesuai dengan peruntukannya. Setop kebut-kebutan dan balap liar karena selain bisa menyebabkan pelakunya meninggal dunia juga merugikan masyarakat," tutur Ahmad Riza Patria.

    Baca juga : Berkerumun Hingga Dinihari, Geng Motor Dihukum Dorong Motor ke Polsek Cilandak
    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.