Selain Bupati Bekasi, Ini Daftar Kepala Daerah yang Meninggal Akibat Covid-19

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melantik Eka Supriatmaja sebagai Pelaksana Tugas (Plt)  Bupati Bekasi Sisa Masa Jabatan 2017-2022  di aula Barat Gedung Sate Bandung.

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melantik Eka Supriatmaja sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Sisa Masa Jabatan 2017-2022 di aula Barat Gedung Sate Bandung.

    TEMPO.CO, Jakarta - Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja meninggal dunia karena Covid-19 pada Ahad, 11 Juli 2021 kemarin. Eka meninggal dunia usai menjalani perawatan di rumah sakit sejak sepekan yang lalu.

    Melansir dari Tempo.co, Bupati Bekasi terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil tes PCR pada Kamis, 1 Juli. Eka diketahui memiliki penyakit penyerta yang memperparah kondisi kesehatannya.

    Kepergian Eka menambah daftar panjang kepala daerah yang meninggal akibat Covid-19. Sebelum Eka, sudah ada beberapa kepala daerah yang meninggal karena terinfeksi Covid-19.

    Berikut adalah nama-nama kepala daerah yang meninggal akibat Covid-19 sejak pandemi di bulan Maret 2020:

     

    Bupati Morowali Utara

    Bupati Morowali Utara, Aptripel Tumimomor meninggal pada 2 April 2020 di Rumah Sakit Umum Wahidin Sudirohusodo, Makasar. Ia meninggal dunia di usia 54 tahun.

    Jenazah Aptripel kemudian dimakamkan di Kabupaten Gowa bertepatan dengan hari ulang tahunnya pada 3 April 2020.

    Wali Kota Tanjungpinang

    Pada 28 April 2020, Wali Kota Tanjungpinang Syahrul meninggal di usia 60 tahun. Ia meninggal seusai menjalani perawatan selama 17 hari di RSUP Raja Ahmad Thabib pasca dinyatakan positif Covid-19.

    Sebelum dinyatakan positif Covid-19, Syahrul sempat melakukan perjalanan Sumbar dan Batam.

    Wali Kota Banjarbaru

    Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani meninggal pada 10 Agustus 2020 saat menjalani isolasi karena terinfeksi Covid-19. Ia menutup usia di RSUD Ulin Banjarmasin pada usia 50 tahun. 

    Wakil Bupati Way Kanan

    Wakil Bupati Way Kanan, Lampung, Edward Antony menutup usia pada 16 Agustus 2020. Ia meninggal seusai dirawat di RSUD dr H Abdul Moeloek Bandar Lampung selama seminggu karena terinfeksi Covid-19.

    Edward meninggal pada 8 Agustus 2020 sepulang perjalanan dari Jakarta. Selain dinyatakan terinfeksi Covid-19, ia juga diketahui memiliki penyakit lain, yakni kencing manis dan diabetes melitus.

    Plt Bupati Sidoarjo

    Nur Ahmad Syaifuddin meninggal dunia pada 22 Agustus 2020. Ia menutup usia seusai dirawat di RSUD Sidoarjo.

    Sebelum meninggal, Nur sudah sakit selama sepekan. Kemudian ia dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan positif Covid-19.

    Bupati Berau

    Muharram meninggal dunia pada 22 September 2020. Ia meninggal di usia 52 tahun saat menjalani perawatan di RS Pertamina Balikpapan akibat terpapar Covid-19.

    Hasil tersebut terungkap setelah Muharram melakukan cek kesehatan sebagai syarat maju Pilkada 2020 di RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan.

    Bupati Bangka Tengah

    Ibnu Saleh meninggal dunia pada 4 Oktober 2020. Ia meninggal di usia 58 tahun di Rumah Sakit Bukti Timah, Kepulauan Bangka Belitung saat menjalani perawatan akibat terpapar Covid-19.

    Bupati Situbondo

    Dadang Wigiarto meninggal di RSD dr Abdoer Rahem, Situbondo pada 26 November 2020. Ia meninggal di usia 54 tahun.

    Bupati Bulungan

    Sudjati meninggal dunia pada 8 Desember 2020 akibat terpapar Covid-19. Ia meninggal dunia di usia 66 tahun di RSUD Soemarno Sosroatmodjo Bulungan. Sebelumnya, ia mendapatkan perawatan intensif. Namun, karena faktor usia dan punya riwayat penyakit jantung, Sudjati tidak terselamatkan.

    RIZQI AKBAR

    Baca juga:

    Bupati Bekasi Wafat, Ratusan Polisi Siaga di Rumah Duka


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.