Bupati Bekasi Meninggal di RS Tangerang, BOR di Bekasi di Atas 90 Persen

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi - Dokter memegang botol ampul kaca mengandung sel molekul virus corona Covid-19 asal Inggris yang telah mengalami mutasi RNA menjadi varian baru. (ANTARA/Shutterstock/pri.)

    ilustrasi - Dokter memegang botol ampul kaca mengandung sel molekul virus corona Covid-19 asal Inggris yang telah mengalami mutasi RNA menjadi varian baru. (ANTARA/Shutterstock/pri.)

    Bekasi - Bed Occupancy Rate (BOR) tempat tidur isolasi untuk pasien Covid 19 di seluruh rumah sakit di Kabupaten Bekasi masih tinggi saat Bupati Bekasi Eka Surpria Atmaja terpapar Covid-19.

    Gara-gara ini, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja sampai dirujuk ke rumah sakit di Tangerang sebelum meninggal dunia Ahad malsm.

    "BOR sekarang masih di atas 90 persen," kata Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid 19, Kabupaten Bekasi, Alamsyah ketika dikonfirmasi, Senin, 12 Juli 2021.

    Menurut Alamsyah, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja ketika dirujuk ke RS Siloam, Tangerang, Banten, pada Ahad lalu, kondisi rumah sakit di Kabupaten Bekasi dalam keadaan penuh, sehingga tidak bisa menampung Eka yang notabene adalah seorang kepala daerah.

    "Iya penuh," kata Alamsyah.

    Eka yang terkonfirmasi positif Covid 19 pada Kamis, 1 Juli lalu akhirnya meninggal dunia pada Ahad malam kemarin. Selain terpapar virus corona, Eka juga dilaporkan memiliki penyakit bawaan, sehingga harus dirawat di ruang ICU.

    Dilansir dari situs https://pikokabsi.bekasikab.go.id/, kasus aktif di Kabupaten Bekasi masih mencapai 1.867, dimana kasus baru hari ini ditemukan sebanyak 370.

    Adapun pasien Covid-19 meninggal dunia tercatat lima orang. Salah satu kasus meninggal pada Ahad lalu adalah Bupati Bekasi Eka Supria.

    Baca juga : Selain Bupati Bekasi, Ini Daftar Kepala Daerah yang Meninggal Akibat Covid-19
    #Pakaimasker
    #Cucitangan
    #Jagajarak

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.