Dokter Lois Owien Dilepas Polisi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Saat menjadi pembicara di talkshow Hotman Paris, Lois menjelaskan bahwa beberapa pasien yang diberi obat antivirus seperti Azithromycin, Metmorfin, dan obat TB dapat menyebabkan Asidosis Laktat atau produksi asam laktat yang berlebihan pada tubuh. Kondisi ini terjadi saat tubuh melakukan metabolisme anaerob atau kadar oksigen rendah. Instagram/dr_lois7

    Saat menjadi pembicara di talkshow Hotman Paris, Lois menjelaskan bahwa beberapa pasien yang diberi obat antivirus seperti Azithromycin, Metmorfin, dan obat TB dapat menyebabkan Asidosis Laktat atau produksi asam laktat yang berlebihan pada tubuh. Kondisi ini terjadi saat tubuh melakukan metabolisme anaerob atau kadar oksigen rendah. Instagram/dr_lois7

    Jakarta - Bareskrim Polri melepaskan dokter Lois Owein setelah ditangkap dan diperiksa sejak Sabtu pekan lalu, 10 Juli 2021. Lois mengakui pernyataannya tentang Covid-19 bukan virus telah membuat keonaran di masyarakat. 

    "Kami berkesimpulan yang bersangkutan tidak akan mengulangi perbuatannya dan tidak akan menghilangkan barang bukti mengingat seluruh barang bukti sudah kami miliki," kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Slamet Uliandi dalam keterangannya, Selasa, 13 Juli 2021. 

    Sebelum melepas, polisi telah terlebih dahulu menaikkan status Lois sebagai tersangka penyebaran berita bohong atau hoaks soal Covid-19. Dalam pemeriksaan, Lois mengaku pernyataan Covid-19 bukan virus dan pasien meninggal karena interaksi antarobat tidak berdasar riset terlebih dahulu. Lois mengaku semua pernyataannya hanya opini pribadi.  

    Slamet menerangkan pelepasan Lois merupakan bagian dari program Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang akan mengedepankan restoratif justice. Polisi menilai bahwa pemenjaraan bukan upaya satu-satunya, melainkan upaya terakhir dalam penegakan hukum atau ultimum remidium.

    "Polri mengendepankan upaya preventif agar perbuatan seperti ini tidak diikuti oleh pihak lain." Meski sudah dibebaskan, Slamet mengatakan bahwa kasus ini akan tetap diproses lebih lanjut oleh otoritas profesi kedokteran.

    Dokter Lois ditangkap polisi di Apartemen Rasuna Said, Jakarta Selatan Ahad kemarin pukul 16.00 WIB akibat pernyataannya yang menyebut Covid-19 bukan virus dan pasien yang meninggal karena interaksi antarobat. 

    Tak lama setelah pernyataannya di acara Hotman Paris itu viral, polisi membuat laporan model A terhadap Lois. Dokter yang menyebut dirinya dokter antiaging itu diduga telah menyebarkan berita bohong dengan sengaja yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat dan atau menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah penyakit menular di sejumlah media sosial.

    Sebagai barang bukti, polisi menjadikan tangkapan layar acara Hotman Paris serta unggahan dokter Lois Owien di media sosial pribadinya. Sejumlah saksi telah diperiksa, salah satunya dokter Tirta Mandira Hudhi sebagai saksi ahli dari Kementerian Kesehatan.

    Baca: Akhirnya Polisi Pindahkan Dokter Lois Owien dari Polda Metro Jaya ke Mabes Polri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.