PPKM Darurat Mau Diperpanjang, Berikut Syarat dan Cara Bikin STRP

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi berjaga saat penyekatan di kawasan Kalimalang, Jakarta, Senin, 12 Juli 2021. TEMPO/Subekti

    Polisi berjaga saat penyekatan di kawasan Kalimalang, Jakarta, Senin, 12 Juli 2021. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Mulai Senin, 12 Juli 2021 yang lalu, warga yang ingin melakukan perjalanan keluar atau masuk ke DKI Jakarta wajib membawa Surat Tanda Registrasi Pekerja alias STRP selama PPKM Darurat.

    Syarat ini sesuai dengan peraturan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) selama PPKM Darurat 2021 yang bertujuan untuk mengendalikan mobilitas penduduk.

    Aturan ini diperuntukkan bagi pekerja di sektor esensial, kritikal, maupun individu yang memiliki keperluan mendesak.

    Selama masa PPKM Darurat akan ada pemeriksaan STRP di pos-pos penyekatan maupun pintu masuk stasiun KRL, halte Transjakarta, dan stasiun MRT.

    Simak dua jenis STRP beserta syarat dan cara membuatnya:

    1. Perorangan dengan kebutuhan mendesak
    • Kunjungan Keluarga Sakit
    • Kunjungan Keluarga Duka/Antar Jenazah
    • Ibu Hamil
    • Pendamping Bersalin/Ibu Hamil

    Syarat membuat STRP Perorangan dengan Kebutuhan Mendesak:

    • KTP pemohon
    • Foto ukuran 4x6 berwarna
    • Surat pengantar RT/RW khusus pemohon peroroangan dengan kebutuhan mendesak
    • Sertifikat vaksinasi minimal dosis pertama atau surat pernyataan akan mengikuti program vaksinasi Covid-19 bagi yang belum melakukan vaksinasi karena alasan medis.

    STRP. Twitter.com
    Berikut cara membuat STRP Perorangan dengan Kebutuhan Mendesak:

    • Membuka jakevo.jakarta.go.id
    • Login untuk yang sudah memiliki akun atau membuat akun baru untuk yang belum memiliki akun
    • Setelah berhasil masuk, pemohon bisa memilih menu pop-up STRP di bagian kanan layar, mengisi formulir dan mengunggah dokumen persyaratan yang diminta
    • Apabila pengajuan dinyatakan berhasil dan kelengkapan dinilai lengkap dan benar, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) akan menerbitkan STRP dalam waktu paling lama 5 jam

    Pengurusan surat ini bisa dilakukan selama 24 jam melalui situs jakevo.jakarta.go.id.

    1. Perusahaan/Pekerja Sektor Esensial
      Untuk kategori ini, STRP diajukan secara kolektif oleh penanggungjawab perusahaan/badan usaha dan disertai dengan lampiran daftar pekerja.

    Yang termasuk pekerja Sektor Esensial adalah:

    • Komunikasi dan IT
    • Keuangan dan perbankan
    • Pasar modal
    • Sistem pembayaran
    • Perhotelan non-penanganan karantina COVID-19,
    • industri orientasi ekspor.

    Syarat membuat STRP Kolektif:

    • Data penanggungjawab
    • Data perusahaan KTP/KITAS/KITAP penanggungjawab Nomor induk berusaha (NIB) bagi swasta
    • Melampirkan daftar karyawan atau pekerja disertai berkas sertifikat vaksinasi minimal dosis pertama atau surat pernyataan akan mengikuti program vaksinasi Covid-19 bagi yang belum melakukan vaksinasi karena alasan medis

    Cara Membuat STRP Kolektif:

    • Login untuk yang sudah memiliki akun atau membuat akun baru untuk yang belum memiliki akun
    • Setelah berhasil masuk, pemohon bisa memilih menu pop-up STRP di bagian kanan layar, mengisi formulir dan mengunggah dokumen persyaratan yang diminta
    • Apabila pengajuan dinyatakan berhasil dan kelengkapan dinilai lengkap dan benar, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) akan menerbitkan STRP dalam waktu paling lama 5 jam

    Untuk pengurusan STRP Kolektif di sektor esensial dan kritikal selama PPKM Darurat dapat dilakukan mulai pukul 07.30 sampai 21.00 WIB melalui situs jakevo.jakarta.go.id.

    Baca juga : Top 3 Metro: Dokter Lois Owien Dilepas hingga Pemprov DKI Mau Guyur Bansos Tunai

    ZEFANYA APRILIA | DA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.