Bebas, Pemprov DKI Kini Tak Batasi Lagi Zona Vaksinasi Covid-19

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga mengikuti vaksinasi keliling di Kebon Kacang, Jakarta, Jumat, 9 Juli 2021. Setiap mobil vaksin keliling memiliki target jumlah warga yang divaksinasi sebanyak 100 orang per hari per titik. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Sejumlah warga mengikuti vaksinasi keliling di Kebon Kacang, Jakarta, Jumat, 9 Juli 2021. Setiap mobil vaksin keliling memiliki target jumlah warga yang divaksinasi sebanyak 100 orang per hari per titik. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta tidak membatasi zona vaksinasi Covid-19 dan warga diharapkan segera mengikuti program itu.

    Program itu dijalankan untuk mengendalikan pandemi Covid-19.

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Jakarta mengatakan, dengan tidak dibatasi zonasi, warga bisa datang langsung ke sentra vaksinasi atau ke mobil vaksin keliling untuk disuntik vaksin Covid-19.

     "Sekali lagi bagi warga Jakarta segerakan mengikuti vaksin dimana saja, sekarang sudah tidak dibatasi zonanya," kata Wagub DKI Ahmad Riza Patria, Rabu, 14 Juli 2021.
     
    Menurut dia, saat ini sangat penting warga mendapatkan vaksin dalam melawan pandemi Covid-19. Jika virus sudah hilang dan kasus Covid-19 sudah melandai, dipastikan Jakarta akan kembali normal seperti sedia kala.

    "Bahkan sudah sampai 12 tahun dimungkinkan anak-anak kita supaya nanti bisa sekolah tatap muka pada waktunya kita harapkan," kata dia.

    Mantan anggota DPR RI ini menegaskan, Pemprov DKI menggalakkan vaksinasi. Dalam sehari klaim telah disuntik lebih dari 100 ribu orang dan capaian itu melampaui target yang telah ditetapkan.

    Riza menilai, pencapaian program yang sudah digalakkan pemerintah itu akan sia-sia jika masyarakat abai dan tak patuh dalam disiplin melaksanakan protokol kesehatan dan aturan PPKM Darurat.

    "Kegiatan vaksinasi ini penting, jadi Pemprov DKI Jakarta selain meningkatkan 3T (testing, tracing dan treatment), kita juga mendukung percepatan pelaksanaannya dan percepatan vaksinasi," ujarnya.

    Adapun DKI Jakarta ditargetkan pada Agustus 2021 bisa menyuntikan 7,5 juta dosis vaksin untuk dosis pertama sehingga sekitar 60 persen dari total penduduk untuk mencapai kekebalan komunal di ibu kota.

    Pemprov DKI Jakarta telah menyuntik hampir 7,5 juta orang untuk dosis pertama dan dosis kedua. Untuk dosis 1 sudah 5.540.335 orang dan dosis kedua sebanyak 1.952.865 orang.

    "Dosis 1 dan 2 sudah mencapai 7.497.201 dosis. Insyaa Allah kita akan memasuki target tak lama lagi untuk mencapai 7,5 juta. sedangkan target seluruhnya 8,5 juta akan dicapai sebelum akhir tahun mudah-mudahan lebih cepat lagi," kata dia ihwal vaksinasi Covid-19 itu.

    Baca juga : PPKM Darurat di Jakarta Bakal Diperpanjang? Wagub DKI: Pemprov DKI Siap
    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.