PPKM Darurat Hari ke-13, Ditemukan 12.415 Kasus Covid-19 Baru di Jakarta

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasien dengan masalah pernapasan terlihat di luar ruang gawat darurat di rumah sakit pemerintah di Jakarta, 1 Juli 2021. Indonesia mengalami lonjakan kasus Covid-19 sejak pertengahan Juni 2021 lalu. REUTERS/Yuddy Cahya Budiman

    Pasien dengan masalah pernapasan terlihat di luar ruang gawat darurat di rumah sakit pemerintah di Jakarta, 1 Juli 2021. Indonesia mengalami lonjakan kasus Covid-19 sejak pertengahan Juni 2021 lalu. REUTERS/Yuddy Cahya Budiman

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada hari ke-13 PPKM Darurat, kasus Covid-19 baru masih terus ditemukan di atas 12.000 kasus per hari. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan hari ini, Jumat, 16 Juli 2021, ditemukan 12.415 kasus Covid-19 baru.

    Angka itu didapat dari hasil tes PCR yang dilakukan terhadap 31.502 orang guna mendiagnosis kasus baru.

    Dengan penambahan kasus baru itu, angka kasus aktif di Jakarta naik 3.861 kasus pada hari ini. "Sehingga, jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 113.137 orang yang masih dirawat atau isolasi," ujar Dwi dalam keterangan tertulisnya, Jumat petang.

    Penularan virus corona di Ibu Kota juga menyebabkan tren kasus Covid-19 pada anak di bawah usia 18 tahun terus bertambah. Sebanyak 14 persen dari 12.415 kasus positif hari ini adalah anak-anak di bawah usia 18 tahun, dengan rincian 1.287 kasus adalah anak usia 6-18 tahun dan 395 kasus anak usia 0-5 tahun.

    Sedangkan sisanya, 9.428 kasus merupakan usia 19 - 59 tahun dan 1.305 kasus usia 60 tahun ke atas.

    Selama sepekan terakhir Dinas Kesehatan DKI mencatat positivity rate di Jakarta sebesar 41,4 persen. Angka itu masih jauh di atas standar yang ditetapkan oleh WHO, yaitu tak boleh lebih dari 5 persen.

    Selama pandemi, telah ditemukan 727.016 kasus Covid-19 di Jakarta. Sebanyak 604.034 orang telah dinyatakan sembuh dengan tingkat kesembuhan 83,1 persen, sementara 9.845 orang lainnya meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,4 persen. "Tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6 persen," tutur Dwi.

    #Cucitangan
    #Pakaimasker
    #Jagajarak

    Baca juga: Kasus Covid-19 Aktif di Jakarta Kembali Tembus di Atas 100 Ribu Hari Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.