RSUD Depok Kini Jadi RS Covid-19, Dirut: Pasien Umum Dirujuk

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas berpakaian APD melayani pengunjung di RSUD Depok, Kamis, 26 November 2020. Dari ketersediaan jumlah tempat tidur di RSUD Depok sebanyak 85, kini terisi 75 pasien corona yang tengah dirawat. TEMPO/Nurdiansah

    Petugas berpakaian APD melayani pengunjung di RSUD Depok, Kamis, 26 November 2020. Dari ketersediaan jumlah tempat tidur di RSUD Depok sebanyak 85, kini terisi 75 pasien corona yang tengah dirawat. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Depok - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok ditunjuk sebagai rumah sakit Covid-19.

    Hal itu diungkapkan oleh Juru Bocara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana.

    Dadang mengatakan, saat ini RSUD Depok sudah tidak lagi menerima pasien non-Covid-19 untuk dilakukan rawat inap.

    "Jadi saat ini RSUD perawatannya didedikasikan untuk Covid-19," kata Dadang dikonfirmasi Sabtu 17 Juli 2021.

    Dadang mengatakan, kebijakan itu dikeluarkan setelah adanya arahan dari Kementerian Kesehtan agar pemerintah daerah menyiapkan minimal satu rumah sakit hanya khusus melayani pasien Covid-19.

    "Ada surat dari kemenkes agar menyiapkan 1 rumah sakit yang didedikasikan untuk Covid-19. Kita sudah tindaklanjuti RSUD saat ini tidak menerima lagi pasien dirawat non-Covid-19." kata Dadang.

    Terpisah, Direktur RSUD Depok, Devi Maryori membenarkan hal tersebut. Devi mengatakan, saat ini rumah sakit milik pemerintah itu sudah tidak lagi bisa melayani pasien umum.

    "Iya RSUD sekarang jadi rumah sakit Covid-19," kata Devi.

    Devi mengatakan, jika datang pasien non-Covid-19 pihaknya akan merujuk ke rumah sakit lain. "Tapi kalau yang kondisinya Sito (gawat darurat) dan butuh penanganan RSUD masih bisa kita tangani, ya jumlahnya nggak banyaklah hanya mungkin 10 persen," kata Devi.

    Lebih jauh Devi mengatakan, hanya satu pelayanan umum yang masih bisa dilakukan di RSUD Depok yakni ruang rawat kebidanan. "Itupun kebidanan yang sifatnya sito juga, kalau pun masih bisa kita rujuk ya kita rujuk," kata Devi.

    Baca juga : Pandu Riono Nilai Ada atau Tidak PPKM Darurat Kasus Covid-19 Tetap Naik, Sebab..
    #Jagajarak
    #Cucitangan
    #Pakaimasker

    ADE RIDWAN YANDWIPUTRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.