Gubernur Anies Baswedan Gembira Antusiasme Warga Terima Vaksin Covid-19

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Anies Baswedan saat meninjau program Serbuan Vaksinasi di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Ahad, 11 Juli 2021. Dok: Humas Pemprov DKI

    Gubernur Anies Baswedan saat meninjau program Serbuan Vaksinasi di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Ahad, 11 Juli 2021. Dok: Humas Pemprov DKI

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku senang melihat tingginya antusiasme warga dalam menerima vaksin Covid-19.

    "Alhamdulillah kita lihat antusias masyarakat di sini yang memang lebih dan mau bergiliran untuk bisa vaksin,” kata Anies Baswedan ketika meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal di Terminal Bus Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, Sabtu, 17 Juli 2021.

    Anies Baswedan mengatakan penyuntikan vaksin Covid-19 massal di Terminal Pulogebang diselenggarakan pada 17 -18 Juli 2021.

    Vaksinasi COVID-19 tersebut, kata Anies, menargetkan sebanyak 5.000 warga penerima vaksin per hari sehingga total dalam dua hari pelaksanaan dapat menjangkau 10 ribu warga.

    “Harapannya vaksinasi ini mendapatkan lebih dari 5.000 hari ini dan 5.000 besok," ujar Anies Baswedan.

    Anies meyakini dengan tingginya antusiasme warga tersebut, target vaksinasi Covid-19 di DKI Jakarta pada akhir Agustus 2021 sebanyak 7,7 juta penerima vaksin dapat terwujud.

    Dia juga mengajak masyarakat yang belum melakukan vaksinasi untuk mendatangi sentra vaksin COVID-19 terdekat.

    Menurut Anies, vaksin merupakan upaya Jakarta dalam memutus penyebaran COVID-19.

    “Di hari Sabtu-Minggu, sentra-sentra besar seperti ini bisa menampung mereka yang ingin melaksanakan vaksinasi di luar hari kerja. Disiapkan tempat seperti ini,” ujar Anies Baswedan lagi.

    Baca juga : Breaking News: Jokowi Batalkan Vaksin Berbayar
    #Pakaimasker
    #Cucitangan
    #Jagajarak
    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.