Anies Baswedan Sebut Banyak Pasien Covid-19 Antre Masuk Rumah Sakit

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbincang dengan Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, Suzi Marsitawati saat meninjau area pemakaman khusus Covid-19 di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis, 15 Juli 2021. Anies Baswedan menyampaikan, pihaknya memakamkan jenazah dengan menggunakan protokol Covid-19 hingga mencapai 306 jenazah. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbincang dengan Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, Suzi Marsitawati saat meninjau area pemakaman khusus Covid-19 di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis, 15 Juli 2021. Anies Baswedan menyampaikan, pihaknya memakamkan jenazah dengan menggunakan protokol Covid-19 hingga mencapai 306 jenazah. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Pemprov DKI menghadapi tantangan tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit atau bed occupancy ratio (BOR). Akibatnya, banyak pasien Covid-19 yang harus antre agar bisa dirawat di rumah sakit.

    "Memang BOR kita menghadapi tantangan, karena banyak dari masyarakat yang mengantre belum bisa masuk ke rumah sakit," kata Anies usai evaluasi 2 pekan PPKM Darurat di Monas, Minggu, 18 Juli 2021.

    Per 15 Juli 2021, pemerintah DKI Jakarta mencatat 10.394 tempat tidur isolasi sudah terpakai dari kapasitas 11.539 unit. Sementara ICU rumah sakit terisi 1.436 dari 1.522 unit. Itu artinya, persentase keterisian tempat tidur isolasi mencapai 90 persen dan ICU 94 persen.

    Meningkatnya keterisian tempat tidur isolasi dan ICU Ibu Kota berbanding lurus dengan kasus Covid-19 yang naik signifikan. Lonjakan kasus Covid-19 Jakarta terjadi sejak akhir Mei 2021. Hingga kini, penambahan kasus di atas 10 ribu per hari.

    Anies menyampaikan pengelolaan ruang isolasi bagi pasien Covid-19 bergejala ringan berjalan dengan baik. Pemerintah DKI memang menambah kapasitas isolasi dengan memanfaatkan gelanggang olahraga (GOR) hingga rumah susun atau rusun.

    "Semuanya Alhamdulillah berjalan dengan baik," ujar dia.

    Hari ini Anies bersama dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI menggelar rapat koordinasi soal penanganan Covid-19 selama dua pekan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Ibu Kota.

    Rapat berlangsung di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat pagi ini. Anies Baswedan berujar beberapa hal yang dibahas antara lain pembatasan dan mobilitas, keterisian rumah sakit, hingga vaksinasi Covid-19.

    Baca juga: Anies Baswedan Pangling Saat Sambangi TPU Rorotan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.