Kapolda Metro Jaya Ingatkan Pesan Jokowi pada Anggotanya Selama PPKM Darurat

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pangdam Jaya Mulyo Aji (kiri) bersama Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Asri Agung, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Kapolda Metro Jaya Fadil Imran memimpin apel operasi kontijensi

    Pangdam Jaya Mulyo Aji (kiri) bersama Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Asri Agung, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Kapolda Metro Jaya Fadil Imran memimpin apel operasi kontijensi "Aman Nusa II Penanganan Covid-19" di Lapangan Presisi Mapolda Metro Jaya, 2 Juli 2021. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Fadil Imran mengingatkan para anggotanya untuk tegas dan santun selama PPKM Darurat sesuai pesan Presiden Jokowi. 

    Menurut Fadil Imran, arahan dari Presiden Jokowi soal cara penanganan warga di tengah PPKM Darurat selalu ia sampaikan ke anggotanya. Jokowi meminta aparat di lapangan tak bertindak kasar dalam melaksanakan aturan PPKM Darurat.

    Pernyataan Jokowi itu berkaca pada sejumlah kejadian kekerasan yang dilakukan aparat kepada masyarakat saat penertiban.

    "Hati-hati dalam menurunkan mobility indeks, mengenai penyekatan dan penanganan terhadap masyarakat, terhadap pedagang, PKL, toko, saya minta kepada Polri, dan juga Mendagri kepada daerah agar jangan keras dan kasar. Tegas dan santun," kata Jokowi dalam Rapat Terbatas Evaluasi PPKM Darurat, Jumat, 16 Juli 2021, yang ditayangkan dalam YouTube Sekretariat Presiden Sabtu, 17 Juli 2021.

    Jokowi mengingatkan agar kejadian kekerasan di Gowa, Sulawesi Selatan, tidak terulang lagi. Kejadian itu menjadi sorotan masyarakat. Salah satu aparat Satpol PP terekam kamera memukul wanita pemilik kafe, saat melakukan inspeksi PPKM.

    "Ini untuk rakyat menjadi memanaskan suasana," kata Jokowi.

    Selanjutnya Jokowi minta sosialisasi PPKM Darurat dilakukan sambil membagikan sembako 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.