Hingga Agustus, 77 Ribu Warga Kota Bogor Bakal Terima Bansos Tunai Lewat Pos

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Pos Indonesia menyalurkan bantuan sosial tunai (bansos tunai/BST) kepada keluarga penerima manfaat (KPM).

    Petugas Pos Indonesia menyalurkan bantuan sosial tunai (bansos tunai/BST) kepada keluarga penerima manfaat (KPM).

    TEMPO.COBogor - Sebanyak 77.000 kepala keluarga (KK) warga Kota Bogor akan menerima bantuan sosial tunai (bansos tunai) lewat pos. Bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 ini diberikan pemerintah melalui Kementerian Sosial.

    Menurut Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, bansos tunai atau BST akan diberikan berdasarkan data warga yang belum terdata dalam data terpadu kesejahteraan sosial atau Non-DTKS. Setiap kepala keluarga akan menerima Rp 600 ribu untuk dua bulan, Mei dan Juni 2021.

    "Bansos tunai ini untuk membeli sembako dan kebutuhan pokok selama PPKM Darurat," kata Dedie A Rachim di Paledang, Minggu, 18 Juli 2021.

    Wakil Wali Kota Bogor itu menyerahkan Bansos Tunai secara simbolis kepada tiga keluarga di Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, hari ini.

    Di Kelurahan Paledang terdapat 631 KK yang terdaftar sebagai penerima Bansos Tunai. "Dana BST disalurkan melalui PT Pos Indonesia regional Bogor," ujar Dedie. 

    Selanjutnya 72 ribu KK di DTKS juga menerima BST  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.