17 Titik Penyekatan PPKM Darurat di Kota Bogor, Bima Arya Minta Petugas Humanis

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memeriksa dokumen pengendara yang akan melewati pos penyekatan di Jalan Raya Bogor, Jakarta, Rabu, 14 Juli 2021. Sebelumnya, dari awal penerapan PPKM Darurat sejak Sabtu (3/7), Polda Metro Jaya telah melakukan penyekatan pada 75 titik. TEMPO/Subekti

    Petugas memeriksa dokumen pengendara yang akan melewati pos penyekatan di Jalan Raya Bogor, Jakarta, Rabu, 14 Juli 2021. Sebelumnya, dari awal penerapan PPKM Darurat sejak Sabtu (3/7), Polda Metro Jaya telah melakukan penyekatan pada 75 titik. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya meminta petugas gabungan di 17 titik penyekatan PPKM darurat untuk mengedepankan cara humanis. Bima Arya mengingatkan agar petugas meminta pengendara putar balik dengan santun.

    Bima Arya mengatakan pada kebijakan PPKM darurat, hanya kendaraan keperluan kritikal dan esensial diizinkan memasuki dan melintas di Kota Bogor. Kendaraan dengan keperluan nonesensial diminta putar balik.

    "Saya mengingatkan petugas gabungan di lokasi penyekatan untuk menyampaikan permintaan putar balik arah dengan cara humanis dan dialogis," kata Wali Kota Bogor itu, Minggu 18 Juli 2021.

    Selama PPKM Darurat, pengendara yang ingin berwisata atau jalan-jalan di Kota Bogor harus putar balik.  

    Polres Bogor Kota menyiapkan 17 titik penyekatan di dalam kota maupun di batas Kota Bogor yang dijaga selama 24 jam.

    17 titik penyekatan PPKM Darurat di Kota Bogor tersebut adalah:

    1. Simpang Jembatan Merah
    2. Simpang Empang
    3. Simpang Baranangsiang
    4. Simpang McD Lodaya
    5. Simpang Pos Terpadu Juanda
    6. Simpang Denpom
    7. Simpang Warung Jambu
    8. Simpang Air Mancur
    9. Putaran Eks Balebinarum
    10. Underpass Jalan Soleh Iskandar
    11. Simpang Tol BORR
    12. Putaran SPBU Veteran
    13. Simpang Salabenda
    14. Simpang Ciawi
    15. Simpang Dramaga
    16. Simpang Yasmin
    17. Simpang Brimob Kedung Halang

    Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan penyekatan ditambah dari 13 titik menjadi 17 titik. Penambahan penyekatan ini untuk mengurangi mobilitas masyarakat sampai 50 persen. "Sasarannya untuk menekan penularan Covid-19 yang masih tinggi," kata Susatyo.

    Baca juga: Penyekatan di Tol Ciawi, Seratusan Pemudik Diputar Balik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.