Update Vaksinasi Covid-19 Jabodetabek: DKI Memimpin, Kota Depok Paling Buncit

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anak antre untuk menjalani vaksinasi Covid-19 di Rusun Jatinegara Kaum, Jakarta, Senin, 19 Juli 2021. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengejar target capaian vaksinasi per hari sebanyak 1.000 orang di setiap kelurahan. TEMPO/Hilman Fathurtahman W

    Sejumlah anak antre untuk menjalani vaksinasi Covid-19 di Rusun Jatinegara Kaum, Jakarta, Senin, 19 Juli 2021. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengejar target capaian vaksinasi per hari sebanyak 1.000 orang di setiap kelurahan. TEMPO/Hilman Fathurtahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - DKI Jakarta masih menjadi kota dengan tingkat vaksinasi Covid-19 tertinggi di antara wilayah Jabodetabek.

    Melansir data Kementerian Kesehatan per 19 Juli 2021 pukul 18.00, vaksinasi pertama di Jakarta sudah mencapai 79,14 persen dari target vaksinasi. Sedangkan vaksinasi kedua mencapai 24,08 persen.

    Presiden Joko Widodo sebelumnya telah menetapkan target vaksinasi kepada 8,8 juta warga DKI pada Agustus 2021.

    Berbagai upaya telah dilakukan Pemprov DKI untuk mengejar target tersebut, seperti dengan terus mengadakan sentra vaksinasi massal, mobil vaksin keliling, dan sosialisasi kepada ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

    Sementara itu, data Kemenkes menunjukkan Kota Depok menjadi kota dengan tingkat vaksinasi terendah. Dengan rincian vaksin pertama sebanyak 0,65 persen dan vaksin kedua sebanyak 0,32 persen.

    Berikut tingkat vaksinasi pertama dan kedua di wilayah Jabodetabek per 19 Juli pukul 18.00

    Jakarta

    Vaksin Pertama: 6.644.547 (79,14%)

    Vaksin Kedua: 2.021.846 (24,08%)

    Bogor

    Vaksin Pertama: 437.779 (1,15%)

    Vaksin Kedua: 183,266 (0,48%)

    Kota Depok

    Vaksin Pertama: 245.249 (0,65%)

    Vaksin Kedua: 120.221 (0,32%)

    Tangerang

    Vaksin Pertama: 505.885 (5,48%)

    Vaksin Kedua: 206.274 (2,23%)

    Bekasi

    Vaksin Pertama: 352.708 (0,93%)

    Vaksin Kedua: 144.537 (0,38%)

    Pemerintah sedang mempercepat vaksinasi Covid-19 demi mengejar herd immunity yang disebut juga menjadi kunci pemulihan ekonomi. Jangan lupa segera daftarkan diri anda untuk menerima vaksin melalui RT/RW atau melalui situs resmi kota anda.

    Baca juga : Anies Baswedan Sebut Idul Adha di Pandemi Tahun Ini Lebih Berat dari Tahun Lalu

    #Jagarak
    #Cucitangan
    #Pakaimasker

    ZEFANYA APRILIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.