Masak 8 Ton Rendang Kurban Idul Adha, Kapolda Metro: Buat Warga Isolasi Mandiri

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi rendang. shutterstock.com

    Ilustrasi rendang. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran mengatakan Polda Metro Jaya memasak 15 ton daging kurban dalam Idul Adha kali ini, dengan 8 ton di antaranya dijadikan rendang. Proses memasak melibatkan 10 restoran padang kelas menengah ke bawah yang ada di Jakarta.

    Meski begitu, Fadil memastikan kualitas rendang yang dimasak tetap lezat karena diawasi langsung oleh seorang koki bernama Mak Cia.

    "Ini enggak kalah dengan restoran Padang bintang lima. Insya Allah, karena Mak Cia ini adalah adalah salah satu tokoh yang membawa restoran Padang di Jakarta," ujar Fadil di markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 20 Juli 2021.

    Fadil mengatakan, daging rendang itu nantinya akan dikemas dengan berat 800 gram. Sehingga ada 10 ribu paket daging kurban yang akan dibagikan ke masyarakat.

    Fadil mengatakan pemberian daging rendang juga akan disertai pemberian beras 5 kilogram. Proses pendistribusian itu akan dilakukan dari pintu ke pintu.

    "Ini kami distribusikan yang utama pertama kepada masyarakat yang berhak, yang tidak mampu. Kedua, kepada mereka yang isoman," ujar Fadil.

    Ia berharap daging rendang ini dapat menjadi asupan protein dan vitamin tambahan bagi warga yang terpapar Covid-19. Fadil yakin rendang seberat 800 gram itu dapat dikonsumsi oleh masyarakat sampai dua pelan ke depan.

    Adapun pendistribusian rendang melibatkan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) yang memiliki data masyarakat yang kurang mampu dan menjalani isolasi mandiri. Pendistribusian dilakukan door-to-door untuk menghindari kerumunan.

    M JULNIS FIRMANSYAH


    Baca juga: Puluhan Penghuni Positif Covid-19, Warga Lido Permai Bogor: Tidak Ada Perhatian


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.