Klaim Warga Patuhi PPKM Darurat, Kapolda Metro Sebut Tak Ada Takbir Keliling

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana penyekatan di Bundaran Senanyan, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa, 20 Juli 2021. Jalanan di Ibu Kota pada hari raya Idul Adha 1142 Hijriah terlihat lengang. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Suasana penyekatan di Bundaran Senanyan, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa, 20 Juli 2021. Jalanan di Ibu Kota pada hari raya Idul Adha 1142 Hijriah terlihat lengang. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran mengklaim tak menemukan satu pun arak-arakan takbir keliling semalam. Hal ini mengindikasikan kepatuhan warga terhadap peraturan PPKM Darurat

    "Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Jakarta, khususnya umat Islam yang merayakan Idul Adha karena menaati apa yang menjadi imbauan pemerintah dan memiliki kesadaran tinggi untuk menjaga Ibukota dari penularan pandemi Covid-19," ujar Fadil di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 20 Juli 2021. 

    Kapolda Metro Jaya menyatakan juga tidak ada potensi gangguan keamanan saat hari raya Idul Adha. 

    "Saya kira tidak ada kejadian menonjol lain sampai dengan hari ini. Selamat hari raya Idul Adha, semoga hikmah Idul Adha untuk kita terus berkurban di masa pandemi ini tidak menyurutkan niat kita menolong sesama," kata Fadil. 

    Kemarin, Polda Metro Jaya menggelar apel gelar pasukan menyambut malam takbir dan hari raya Idul Adha 2021. Dalam pengarahannya, Fadil meminta agar para anak buahnya menerapkan protokol kesehatan PPKM Darurat saat malam takbiran. 

    Selain itu, Fadil meminta para anak buahnya membantu masyarakat yang membutuhkan. Bukan cuma saat malam takbiran, tetapi juga saat hari perayaan Idul Adha. 

    "Jika ada masyarakat yang ingin membagikan hewan kurban kita turun untuk membantu mendistribusikannya door to door, agar kesehatan tetap terlaksana. Namun juga perayaan idul kurban sesuai dengan syariat Islam dapat berjalan dengan lancar," kata Fadil.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus menjelaskan akan ada 2.048 personel diterjunkan dalam patroli pada masa penerapan PPKM Darurat ini. Personel tersebut terdiri dari gabungan TNI, Polri, dan Pemprov DKI. 

    Baca juga: PPKM Darurat, Kapolda Metro Jaya Pastikan Tak Ada Gesekan dengan Warga



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.