Anies Baswedan Salat Idul Adha di Rumah, Putranya Jadi Khatib

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berdoa setelah salat Idul Adha di Balai Kota DKI Jakarta, Ahad, 11 Agustus 2019. Anies datang bersama istrinya, Fery Farhati Ganis dan tiga anak lelakinya Mikail Azizi Baswedan, Kaisar Hakam Baswedan, dan Ismail Hakim Baswedan. TEMPO/Genta Shadra Ayubi

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berdoa setelah salat Idul Adha di Balai Kota DKI Jakarta, Ahad, 11 Agustus 2019. Anies datang bersama istrinya, Fery Farhati Ganis dan tiga anak lelakinya Mikail Azizi Baswedan, Kaisar Hakam Baswedan, dan Ismail Hakim Baswedan. TEMPO/Genta Shadra Ayubi

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjalankan ibadah salat Idul Adha 1442 Hijriah di kediaman pribadinya, Selasa pagi. Anies bertindak sebagai imam untuk jemaah di keluarganya.

    "Begitu juga dengan kami sekeluarga, ayah jadi Imam Sholat Id, anak jadi khotib. Jika tidak ada pandemi, barangkali kita tidak memainkan peran-peran ini di rumah-rumah kita," kata Anies melalui akun Instagram pribadinya, @aniesbaswedan, Selasa, 20 Juli 2021.

    Anak Anies yang menjadi khatib salat Idul Adha kali ini adalah Mikail Azizi. Menurut Anies, putranya membahas tentang kepemimpinan Nabi Ibrahim.

    "Dia kumpulkan bahan-bahan. Ditulis menjadi naskah khotbah, jadi rangkaian pesan penuh hikmah," ujar Anies.

    Anies Baswedan mengatakan banyak keluarga lain juga melewati proses yang sama di masa PPKM Darurat. Menurut dia, selalu ada hikmah di balik semua ini, termasuk merayakan Idul Adha di tengah pandemi Covid-19. "Itulah Iduladha 1442H. Iduladha bersama keluarga."

    Baca juga: Anies Baswedan Serahkan Hewan Kurban Sapi Limosin ke Korpri Jakarta Timur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.