PIpa PDAM Kota Bogor Bocor, Warga Tanah Sareal Antre di Depot Air Isi Ulang

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi air keran. pilotonline.com

    Ilustrasi air keran. pilotonline.com

    TEMPO.CO, Bogor - Ribuan warga Kota Bogor kesulitan air bersih karena pasokan dari PDAM Tirta Pakuan mengalami gangguan karena pipa bocor tertimbun proyek double track. Sebagian warga Bogor terpaksa antre di depot pengisian air ulang atau mengambil air di masjid. 

    "Sudah sejak kemarin, kita tidak tahu kalau pipa PDAM bocor. Kita juga tidak menyetok air, jadi sekarang kerepotan. Untung depot isi ulang masih ada," kata Wahid Mulya, warga Tanah Sareal, Selasa, 20 Juli 2021.

    Kawasan Tanah Sareal termasuk daerah yang terdampak gangguan pasokan air PDAM Tirta Pakuan. Wilayah lain yang terdampak adalah Bantarjati, Bogor Utara. 

    Di Bantarjati, puluhan warga mengantre di beberapa mesjid yang memiliki sumur, seperti di masjid Tubagus Bakri yang memiliki sumber mata air yang tidak pernah henti.

    ADVERTISEMENT

    Masjid Annaba GOR Pajajaran juga menjadi sasaran warga Gang Karet, Pajajaran untuk memperoleh air bersih sejak air PDAM Tirta Pakuan tak lagi mengalir. Mereka terpaksa bolak balik satu kilometer untuk mendapatkan air. Sebagian warga setempat antre sejak subuh demi mendapat air.

    Akibat gangguan pasokan air PDAM Tirta Pakuan, depot air isi ulang kebanjiran pembeli. Antrean panjang terlihat di sebuah depot air di Kebon Pedes. 

    Masyarakat sengaja menyimpan botol galon airnya untuk antre isi ulang di depot itu. Pemilik depot, Gunawan, 39 tahun, mengatakan antrean warga yang hendak beli air itu sudah terjadi sejak Senin pagi kemarin. 

    "Biasanya satu kali isi ulang tangki air itu bisa tiga sampai empat hari baru habis. Ini setengah hari sudah habis, artinya sekarang dalam sehari saya bisa ngisi ulang tiga kali. Jam operasional biasa buka sampai jam 8 malam, saat ini saya buka sampe jam 10 buat ngelayani warga," kata Gunawan. 

    Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Rino Indira Gustiawan mengatakan pasokan air terganggu karena Instalansi Pengolahan Air (IPA) PDAM Tirta Pakuan patah karena tertimbun longsoran material proyek double track di Dekeng, Gunung Gadung, Bogor Selatan. Akibat patahnya pipa PDAM itu, pasokan air ke ribuan warga kota Bogor terganggu.

    Patahnya IPA Dekeng akan berdampak pada pasokan air untuk sebagian warga Kota Bogor yag menjadi pelanggan PDAM Tirta Pakuan. “Tentu ini yang akan kena dampak pasti banyak, bayangin aja ini yang patah IPA-nya merupakan yang terbesar yang kami miliki,” kata Rino.

    M.A MURTADHO

    Baca juga: Pipa PDAM Patah Tertimbun Proyek Double Track, Pasokan Air Kota Bogor Terputus


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.