5 Cara Antisipasi Cegah Kebakaran di Rumah

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto ilustrasi kebakaran pabrik korek api. (Foto: Shutterstock)

    Foto ilustrasi kebakaran pabrik korek api. (Foto: Shutterstock)

    TEMPO.CO, Jakarta - Peristiwa kebakaran tentunya sangat berbahaya bagi siapa saja yang berada di dekatnya. Memang dibutuhkan kewaspadaan yang tinggi bila ingin terhindar dari bahaya kebakaran. 

    Apa yang harus diwaspadai sebagai antisipasi mencegah kebakaran sejak dini? Perlu adanya pencegahan dan penanggulangan sigap dari banyak elemen untuk menghindari tragedi kebakaran. Dua penyebab utama yang paling umum itu adalah akibat arus pendek listrik dan kompor gas.

    Listrik dan kompor memang dua unsur yang berbeda, tetapi keduanya sama-sama bisa menimbulkan bencana kebakaran yang besar bila tidak berhati-hati menggunakannya. 

    Berikut merupakan upaya yang bisa diterapkan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran di rumah, dirangkum dari berbagai sumber:

    1. Tidak meletakkan lilin di dekat bahan yang mudah terbakar seperti tirai, selimut, kertas, dan lain-lain.

    2. Selalu memeriksa apakah kompor gas telah dimatikan sebelum meninggalkan rumah.

    3. Mengecek rutin kondisi kabel listrik untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

    4. Jangan meletakkan kabel listrik di bawah tempat tidur karena bahannya mudah sekali terbakar.

    5. Jangan memasang banyak perangkat elektronik di dalam satu extension cord.   

    Selain melakukan 5 upaya di atas, akan lebih baik lagi jika melengkapi rumah dengan beragam peralatan penanggulangan kebakaran seperti memasang Alat Pemadam Api Ringan (APAR), memasang alarm pendeteksi asap, dan menyediakan karung pemadam api.

    PRIMANDA ANDI AKBAR 

    Baca: Waspada Pemicu Kebakaran, Belajar dari Teluk Gong dan Kantor BPOM

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.