2.070 Warga Jepang Tinggalkan Indonesia, Imigrasi: Bukan Eksodus

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi petugas imigrasi. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Ilustrasi petugas imigrasi. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Tangerang - Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Bandara Soekarno-Hatta mencatat sebanyak 2.070 Warga Negara Jepang meninggalkan Indonesia secara bergelombang selama 13-21 Juli 2021. "Mereka meninggalkan Indonesia bukan karena eksodus," ujar Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Soekarno-Hatta Sam Fernando kepada Tempo, Kamis 22 Juli 2021.

    Orang-orang Jepang itu, kata Sam, memang pulang ke negaranya dengan alasan bermacam-macam. Ada yang beralasan karena pandemi, kontrak kerja yang sudah habis, dan sebagainya.

    Meski banyak yang meninggalkan Indonesia, namun ada juga WNA Jepang yang datang ke Indonesia. Tercatat 152 warga Jepang datang ke Indonesia selama 13-21 Juli.

    Sam juga membantah kabar ribuan WNA Taiwan meninggalkan Indonesia dengan menyewa pesawat. Hanya ada puluhan orang Taiwan yang pulang ke negaranya. Sebelumnya tersiar isu warga negara asing berbondong-bondong meninggalkan Indonesia sehubungan dengan lonjakan angka penularan Covid-19 selama bebera hari terakhir.

    ADVERTISEMENT

    Selain keluarnya warga negara Jepang, Imigrasi Soekarno-Hatta mencatat, sebanyak 64 WNA Taiwan  meninggalkan Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta sejak 13 Juli lalu. "Mereka menggunakan pesawat reguler (bukan sewa)," kata Sam.

    Baca: Giliran MRT Jakarta Raih Penghargaan Infrastruktur dari Kedutaan Besar Jepang

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.