107 Warga Jakarta Pusat Meninggal Saat Jalani Isolasi Mandiri, Detailnya?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kurir mengirimkan paket obat Covid-19 untuk warga terkonfirmasi positif Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri di kawasan Johar Baru, Jakarta, Sabtu, 17 Juli 2021. Pemerintah Pusat resmi membagikan sebanyak 300.000 paket obat gratis berupa multivitamin, Azithtromycin, dan Oseltamivir bagi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di Pulau Jawa dan Bali. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Kurir mengirimkan paket obat Covid-19 untuk warga terkonfirmasi positif Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri di kawasan Johar Baru, Jakarta, Sabtu, 17 Juli 2021. Pemerintah Pusat resmi membagikan sebanyak 300.000 paket obat gratis berupa multivitamin, Azithtromycin, dan Oseltamivir bagi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di Pulau Jawa dan Bali. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Hingga saat ini sedikitnya 107 warga Jakarta Pusat meninggal saat isolasi mandiri karena terpapar Covid-19.

    "Berdasarkan data terakhir itu, ada 107 warga Jakarta Pusat meninggal saat isoman. Rata-rata yang meninggal itu umumnya lansia (lanjut usia)," kata Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma, menjawab pers usai meninjau kegiatan vaksinasi di Johar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu, 24 Juli 2021.

    Dhany menjelaskan bahwa berdasarkan data terakhir, ada 107 permintaan pemulasaraan jenazah dengan protokol kesehatan.

    Oleh karena itu, ia mengimbau agar warga dapat mengantisipasi dengan menyampaikan informasi secara terbuka.

    Ketika menjalani isolasi, warga (pasien Covid-19) tersebut harus melaporkan kondisi mereka ke RT maupun RW setempat.

    "Misalnya dalam lingkungan itu ada yang kena, ya laporkan ke posko. Nanti (petugas) posko itu akan mendatangi untuk mengecek, memantau kesehatannya, kemudian melakukan PCR, setelah itu bisa dilacak," kata Dhany.

    Jika warga melakukan isolasi mandiri tanpa melaporkan ke RT/RW setempat, maka, lanjutnya, dikhawatirkan mereka mengalami gejala yang semakin berat dan kasus kematian tidak bisa diantisipasi.

    "Yang kita lakukan adalah keterbukaan dan peran RT, RW dan dasawisma. Kalau ada warga yang sakit di rumah, laporkan. Kita imbau juga kepada penghuni rumah untuk memberikan informasi ke RT agar disampaikan ke posko," kata dia ihwal pasien Covid-19 isolasi mandiri tersebut.

    Baca juga : Jalani Isoman Sendirian, WNA Korea Ditemukan Meninggal di Apartemen Prapanca
    #Jagajarak
    #Cucitangan
    #Pakaimasker

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.