Kasus Covid-19 di Jakarta Hari Ini Turun Drastis, Tercatat 2.662 Pasien Positif

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi swab test atau tes usap Covid-19. REUTERS

    Ilustrasi swab test atau tes usap Covid-19. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Kasus Covid-19 di Jakarta hari ini turun drastis. Pemerintah DKI Jakarta mencatat penambahan kasus Covid-19 hari ini sebanyak 2.662. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia menyampaikan jumlah itu diperoleh setelah dilakukan tes swab PCR terhadap 22.693 spesimen.

    "Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 16.792 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 2.662 positif dan 14.130 negatif," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Senin, 26 Juli 2021.

    Jumlah ini menurun drastis dari sebelumnya. Sepanjang Juni-Juli 2021 penambahan pasien Covid-19 Ibu Kota kerap di atas 10 ribu orang per hari.

    Menurut Dwi, hari ini pemerintah DKI juga melakukan tes antigen terhadap 5.058 orang. Hasilnya 322 positif dan 4.736 negatif.

    Kasus Covid-19 Jakarta secara total kini mencapai 794.935. Dwi menuturkan kasus aktif hari ini turun 12.107. Dengan begitu, total pasien yang masih dirawat atau menjalani isolasi sebanyak 51.995 orang.

    Kemudian secara keseluruhan pasien yang dinyatakan telah sembuh mencapai 731.504 orang dan meninggal 11.436 orang. Pemerintah DKI mencatat persentase kesembuhan 92 persen dan kematian 1,4 persen.

    Dwi melanjutkan persentase pasien positif atau positivity rate Covid-19 Jakarta dalam sepekan terakhir tembus 23,9 persen. "Sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 15,4 persen," ujar dia.

    Padahal, World Health Organization (WHO) menetapkan standar agar positivity rate tak lebih dari lima persen.

    Sebelumnya Gubernur DKI Anies Baswedan mengungkapkan kasus Covid-19 di Ibu Kota kini sudah menurun. Ia mengatakan antrean di instalasi gawat darurat atau IGD rumah sakit sudah tak ada lagi. Begitu pula antrean di selasar rumah sakit. Namun Anies meminta warga DKI tetap patuh pada protokol kesehatan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.