Aksi Jokowi End Game Sepi Massa, Kapolda Metro: Demo Saat Pandemi Tak Populer

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran saat menyerahkan 166 tabung oksigen hasil pengungkapan Polres Metro Jakarta Pusat kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Selasa, 27 Juli 2021. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran saat menyerahkan 166 tabung oksigen hasil pengungkapan Polres Metro Jakarta Pusat kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Selasa, 27 Juli 2021. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran menanggapi sepinya massa di demonstrasi Jokowi End Game di kawasan Istana Merdeka pada Sabtu pekan lalu. Menurut Fadil, hal itu merupakan indikasi masyarakat sudah cukup pintar untuk tidak terkadang provokasi. 

    "Masyarakat sudah pintar, demo di tengah pandemi tidak populer. Masyarakat Jakarta sudah menemukan empatinya," ujar Fadil di Monas, Jakarta Pusat, Selasa, 27 Juli 2021. 

    Fadil menerangkan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak termakan provokasi ikut berdemo. Ia mengatakan saat ini pemerintah sedang berusaha menekan angka penularan Covid-19, sehingga tindakan yang mengganggu ketertiban seperti itu harus dijauhi. 

    "Jakarta bisa semakin bergairah, teman-teman nakes yang sudah mengorbankan jiwa raganya di tengah terpaan isu tidak jelas," kata Fadil. 

    Sebelumnya dalam poster ajakan aksi yang tersebar, para pengemudi ojek online beserta masyarakat diharapkan turun ke lapangan untuk menolak penerapan PPKM. Massa rencananya akan melakukan long march dari Glodok menuju Istana Negara. 

    "Mengundang seluruh elemen masyarakat! Untuk turun ke jalan menolak PPKM dan menghancurkan oligarki istana beserta jajarannya," bunyi imbauan di poster aksi Jokowi End Game itu. 

    Tidak jelas siapa pelaksana aksi tersebut. Namun poster itu menyertakan logo beberapa aplikator ojek online serta aliansi mahasiswa dan persatuan pedagang sebagai peserta aksi. 

    Saat hari pelaksanaan demonstrasi, polisi menangkap enam orang yang dicurigai akan ikut dalam aksi tersebut. Namun setelah dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Pusat dan diperiksa intensif, polisi membebaskan mereka di hari yang sama. 

    Sementara Delpedro Marhaen dari Blok Politik Pelajar yang dituding sebagai provokator aksi nasional Jokowi End Game membantah hal itu.

    “Soal poster Jokowi End Game saya tidak ada kaitan dan tidak tahu siapa inisiatornya. Tapi, untuk tanggal 24 Juli 2021 jika ditanya akan ada aksi atau tidak? Iya akan ada. Itu tidak bisa dihindarkan akan terjadi karena kita tahu warga sedang marah dengan situasi belakangan ini,” kata Delpedro. 

    Baca juga: Demo Jokowi End Game, Polisi Akan Tutup Akses Jalan ke Istana Merdeka

    M JULNIS FIRMANSYAH 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.