Polda Metro Jaya Gelar Perkara Kasus Jerinx SID Hari Ini

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa musisi grup band Superman Is Dead, I Gede Ari Astina alias Jerinx mendengarkan tuntutan jaksa di Pengadilan Negeri Denpasar, Denpasar, Bali, Selasa 3 November 2020. Jerinx yang menjadi terdakwa kasus ujaran kebencian dan pencemaran nama baik atas laporan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali dituntut 3 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum. TEMPO/Johannes P. Christo

    Terdakwa musisi grup band Superman Is Dead, I Gede Ari Astina alias Jerinx mendengarkan tuntutan jaksa di Pengadilan Negeri Denpasar, Denpasar, Bali, Selasa 3 November 2020. Jerinx yang menjadi terdakwa kasus ujaran kebencian dan pencemaran nama baik atas laporan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali dituntut 3 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan gelar perkara kasus musisi I Gede Ari Astina alias Jerinx dimulai hari ini. Penggebuk drum di grup musik SID itu dilaporkan atas dugaan ancaman melalui elektronik. 

    "Gelar perkara akan kami lakukan hari ini, walaupun tanpa ada pemeriksaan dari saudara J," ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 27 Juli 2021. 

    Yusri menjelaskan, gelar perkara nantinya akan menentukan apakah kasus ini sudah layak dinaikkan ke tingkat penyidikan. Untuk saat ini, Yusri mengatakan polisi sudah memeriksa pelapor, saksi ahli, dan menerima sejumlah barang bukti dari pelapor. 

    "Jadi kita tunggu saja hasil gelar perkara internal yang ada, apakah memenuhi unsur, kalau memenuhi unsur nanti akan naik dari penyelidikan ke tingkat penyidikan," kata Yusri. 

    Jerinx dijadwalkan memberi keterangan kepada penyidik Polda Metro Jaya pada Senin kemarin. Namun Jerinx menyatakan tidak bisa hadir karena alasan kesehatan. 

    Melalui akun Instagram miliknya, _jrxsid_, ia mengatakan tidak hadir memenuhi undangan penyidik bukan karena ingin mangkir. "Melainkan adanya kendala tekhnis pada riwayat kesehatan saya yang menjadi salah satu sarat mutlak penerbangan," ucap Jerinx. 

    Jerinx SID dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Sabtu, 10 Juli 2021 oleh selebgram Adam Deni. Penabuh drum band SID tersebut disangkakan dengan Pasal 335 KUHP dan atau Pasal 29 juncto Pasal 45 B Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE.

    Kasus ini bermula saat Jerinx menuding sejumlah selebritas telah di-endorse oleh Covid-19. Melalui Instagram, selebgram Adam Deni kemudian meminta Jerinx untuk menunjukkan data-data dan bukti atas tudingan itu.

    Jerinx menelepon Adam Deni dan memaki selebgram itu, bahkan mengeluarkan kata-kata yang bersifat ancaman

    Baca juga: Polisi Buka Peluang Gelar Perkara Walau Jerinx Batal Hadir Pemeriksaan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.