Update Corona Jakarta: Kasus Covid-19 Baru 3.567, Kasus Aktif Turun 11 Ribu

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyortir obat Covid-19 di gerai ekspedisi pengiriman barang Sicepat di Jalan K.S Tubun, Petamburan, Jakarta, Sabtu, 17 Juli 2021. Pemerintah Pusat resmi membagikan sebanyak 300.000 paket obat gratis berupa multivitamin, Azithtromycin, dan Oseltamivir bagi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di Pulau Jawa dan Bali. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Pekerja menyortir obat Covid-19 di gerai ekspedisi pengiriman barang Sicepat di Jalan K.S Tubun, Petamburan, Jakarta, Sabtu, 17 Juli 2021. Pemerintah Pusat resmi membagikan sebanyak 300.000 paket obat gratis berupa multivitamin, Azithtromycin, dan Oseltamivir bagi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di Pulau Jawa dan Bali. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada hari kedua perpanjangan PPKM Level 4 di Jakarta, ditemukan 3.567 kasus Covid-19 baru pada pada Selasa, 27 Juli 2021. 

    Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan jumlah kasus baru itu didapat dari hasil tes PCR kepada 23.802 orang untuk mendiagnosis kasus baru penularan virus corona.

    Dwi menyebut kasus aktif di Jakarta pada hari ini turun sebanyak 11.186 kasus. "Sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 40.809 orang yang masih dirawat atau isolasi," kata Dwi dalam keterangan tertulisnya, Selasa petang.

    Selama sepekan terakhir, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat positivity rate Ibu Kota sebesar 20,6 persen. Sedangkan secara total sebesar 15,2 persen.

    Meski menunjukkan tren menurun, angka positivity rate itu masih berada di atas standar yang ditetapkan oleh WHO, yaitu tak lebih dari 5 persen.

    Adapun selama pandemi sudah ditemukan 798.502 kasus Covid-19 di Jakarta. Dari jumlah itu, sebanyak 746.087 orang telah sembuh dengan tingkat kesembuhan 93,4 persen, sementara 11.606 orang lainnya meninggal dengan tingkat kematian 1,5 persen.

    #Cucitangan
    #Pakaimasker
    #Jagajarak

    Baca juga: Tren Kasus Covid-19 Jakarta Menurun, Anies Baswedan Ajak Warga Tak Tunda Vaksin


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.