Cerita Irfan Hakim Soal Pembudi Daya Arwana Super Red Kena Penipuan Rp 24 Miliar

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Irfan Hakim melaporkan pencurian dan penggelapan ikan hias arwana milik sahabatnya di penangkaran ikan Arwana di Pajeleran, Cibinong, Kabupaten Bogor ke polisi, Selasa, 27 Juli 2021. TEMPO/M.A MURTADHO

    Irfan Hakim melaporkan pencurian dan penggelapan ikan hias arwana milik sahabatnya di penangkaran ikan Arwana di Pajeleran, Cibinong, Kabupaten Bogor ke polisi, Selasa, 27 Juli 2021. TEMPO/M.A MURTADHO

    TEMPO.CO, Bogor - Selebritas Irfan Hakim geram terhadap para karyawan kolam penangkaran arwana yang tega menipu dan menggelapkan ikan hias milik milik sahabatnya KE, 68 tahun. Akibat penipuan dan penggelapan itu, KE mengalami kerugian hingga Rp 24 miliar. 

    Irfan Hakim merasa emosi hingga menangis karena pelaku penggelapan ikan hias khas Indonesia itu adalah orang kepercayaan KE yang mengurusi kolam penangkaran arwana di Pajeleran, Cibinong, Kabupaten Bogor.

    "Aku gak habis pikir aja, dia itu orang kepercayaannya sahabat saya. Alasan dia melakukan penggelapan karena ekonomi, menurut aku itu bullshit," kata Irfan di Polres Bogor, Selasa 27 Juli 2021. Menurut Irfan, sahabatnya itu selalu memperhatikan kesejahteraan para pegawainya. 

    Saat mendapat kesempatan bertanya langsung pada pelaku pencurian ikan arwana super red dengan didampingi Kapolres Bogor AKBP Harun, Irfan menanyakan penyebab pelaku berinisial UG itu menipu  sahabatnya.

    Irfan Hakim melaporkan pencurian dan penggelapan ikan hias arwana milik sahabatnya di penangkaran ikan Arwana di Pajeleran, Cibinong, Kabupaten Bogor ke polisi, Selasa, 27 Juli 2021. TEMPO/M.A MURTADHO

    "Tadi aku tanya apa alasannya, pelaku jawab karena ekonomi. Aku gak percaya, karena kehidupan mereka dijamin. Terus aku tanya lagi, kurang sejahtera apa kalian dibiayai oleh pak KE. Bukannya menjawab, malah meminta maaf dan menyesali perbuatannya," tutur Irfan. 

    Host acara Safana itu mengatakan selain disejahterakan, para pelaku itu juga diberikan ilmu cara pembudidayaan ikan arwana. Namun mereka tega melakukan penipuan saat sahabatnya terkena Covid-19 sehingga jarang datang ke kolam. 

    Irfan Hakim menyebut pembudidayaan arwana super red tidak bisa dilakukan sembarangan. "Padahal Pak KE itu baik banget," ujarnya. "Pak KE kalau diminta dan asal ikannya dirawat, sebetulnya selalu ngasih tanpa harus bayar," kata Irfan.

    M.A MURTADHO

    Baca juga: Pencurian Ikan Arwana Super Red Senilai Rp 24 M Terungkap, Irfan Hakim Emosi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.