Awal Agustus Indonesia Punya Rumah Oksigen Gotong Royong Kapasitas 500 Ranjang

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas beraktivitas saat persiapan di Rumah Oksigen Gotong Royong di Pulo Gadung, Jakarta, Senin, 26 Juli 2021. Rumah Oksigen memiliki fasilitas empat ruangan berukuran 20x50 meter dengan total suplai 500 tempat tidur non-high flow nasal cannula atau HFNC. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Petugas beraktivitas saat persiapan di Rumah Oksigen Gotong Royong di Pulo Gadung, Jakarta, Senin, 26 Juli 2021. Rumah Oksigen memiliki fasilitas empat ruangan berukuran 20x50 meter dengan total suplai 500 tempat tidur non-high flow nasal cannula atau HFNC. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo meninjau langsung keadaan Rumah Oksigen Gotong Royong yang berlokasi di daerah Pulo Gadung, Jakarta Timur, pada 24 Juli 2021. Jokowi memperkirakan fasilitas tersebut akan rampung pada awal Agustus mendatang.

    Melansir laman resmi Presiden Republik Indonesia, Rumah Oksigen Gotong Royong merupakan fasilitas kesehatan yang diinisiasi oleh grup perusahan teknologi GoTo bersama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, PT Aneka Gas Industri (Samator Grup), dengan dukungan dari PT Master Steel, Tripatra Engineering, serta Halodoc.

    Selain itu, Rumah Oksigen Gotong Royong merupakan fasilitas kesehatan semipermanen yang khusus dilengkapi peralatan suplai oksigen dan tempat tidur perawatan bagi pasien Covid-19 dengan gejala sedang. Fasilitas tersebut didirikan berdekatan dengan pabrik oksigen milik PT Aneka Gas Industri dan direncanakan memiliki 500 tempat tidur perawatan, dalam 4 ruangan masing-masing berukuran 20 x 50 meter. Nantinya, masing-masing bed akan memiliki akses ke oksigen yang disuplai langsung dari pabrik gas Samator, sehingga akses suplai oksigen menjadi lebih tersedia.

    Lebih lanjut, melansir laman resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, kehadiran Rumah Sakit Oksigen Gotong Royong ditujukan untuk mengurangi tekanan rumah sakit dalam menampung pasien Covid-19. Sehingga semua pasien yang memerlukan oksigen dan memerlukan medical support dapat ditampung di Rumah Sakit Oksigen Gotong Royong.

    Pada tahap awal ini, keberadaan Rumah Sakit Oksigen Gotong Royong merupakan hasil upaya bersama dari kalangan pengusaha. Dengan harapan, nantinya lebih banyak pengusaha yang terlibat dan bekerjasama dalam membangun fasilitas umum penolong pasien Covid-19.

    DELFI ANA HARAHAP

    Baca: Rumah Oksigen Gotong Royong Akan Beroperasi Agustus, Apa Saja Fasilitasnya

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.