Diperiksa Polisi, Adam Deni Ungkap Ucapan Jerinx Ada Unsur Pidana

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebgram Adam Deni dan pengacaranya, Machi Achmad, ditemui awak media seusai dimintai keterangan oleh penyidik tentang laporannya terhadap musisi Jerinx di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu, 14 Juli 2021. TEMPO/M Yusuf Manurung

    Selebgram Adam Deni dan pengacaranya, Machi Achmad, ditemui awak media seusai dimintai keterangan oleh penyidik tentang laporannya terhadap musisi Jerinx di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu, 14 Juli 2021. TEMPO/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Selebgram Adam Deni memenuhi panggilan kedua penyidik Polda Metro Jaya atas laporannya terhadap musisi I Gede Ari Astina alias Jerinx, pada Jumat ini. Selama pemeriksaan kali ini, penyidik disebut membahas ucapan Jerinx kepada Adam Deni melalui sambungan telepon yang diduga sebagai pengancaman.

    "Kalimat 'saya injak kepala kau di trotoar' sangat jelas dan memang dinyatakan ada unsur pidana oleh para penyidik," kata Adam Deni di Polda Metro Jaya, Jumat, 30 Juli 2021.

    Adam mengatakan kalimat 'saya injak kepala kau di trotoar' itu diucapkan Jerinx melalui sambungan telepon. Total durasi sambungan telepon tersebut, kata dia, berlangsung sekitar 1 menit 30 detik.

    Pengacara Adam Deni, Machi Achmad mengatakan polisi tinggal mencari tersangka setelah ditemukannya unsur pidana. Dia juga mengapresiasi langkah polisi yang sudah menaikkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan.

    "Dalam penyidikan tentunya ada upaya paksa," kata Machi.

    Jerinx dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Sabtu, 10 Juli 2021. Musikus dari grup band Superman Is Dead ini diduga melakukan tindak pidana sesuai dengan Pasal 335 KUHP dan atau Pasal 29 juncto Pasal 45 B Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE.

    Kasus ini bermula saat Jerinx menuding sejumlah selebriti telah di-endorse oleh Covid-19. Melalui Instagram, Adam Deni meminta Jerinx untuk menunjukkan data dan bukti atas tudingan itu. Jerinx lantas menghubungi Adam Deni.

    Baca juga: Polisi Sudah Periksa Jerinx SID di Bali dan Sita Ponselnya

    M YUSUF MANURUNG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.