Kasus Covid-19 Harian di Jakarta Turun Sedikit, Hari Ini Tercatat 3.454

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tes usap atau swab antigen Covid-19. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Ilustrasi tes usap atau swab antigen Covid-19. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta mencatat penambahan kasus Covid-19 hari ini sebanyak 3.454. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia menyampaikan jumlah itu diperoleh setelah dilakukan tes swab PCR terhadap 30.372 spesimen.

    "Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 23.082 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 3.454 positif dan 19.628 negatif," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 30 Juli 2021.

    Menurut Dwi, hari ini pemerintah DKI juga melakukan tes antigen terhadap 10.068 orang. Hasilnya 487 positif dan 9.581 negatif.

    Kasus Covid-19 Jakarta secara total kini mencapai 811.326. Dwi menuturkan kasus aktif hari ini turun 7.812. Dengan begitu, total pasien Covid-19 yang masih dirawat atau menjalani isolasi sebanyak 19.654 orang.

    Kemudian pasien yang dinyatakan telah sembuh mencapai 779.720 orang dan meninggal 11.952 orang. Pemerintah DKI mencatat persentase kesembuhan 96,1 persen dan kematian 1,5 persen.

    Dwi melanjutkan persentase pasien positif atau positivity rate Covid-19 Jakarta dalam sepekan terakhir tembus 17,9 persen. "Sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 15,3 persen," ujar dia.

    Padahal, World Health Organization (WHO) menetapkan standar agar positivity rate tak lebih dari lima persen.

    Kasus Covid-19 hari ini turun sedikit dibanding kemarin. Dalam catatan Tempo, kasus kemarin sebanyak 3.845. 

    Deputi Gubernur DKI bidang Pengendalian Kependudukan dan Permukiman Suharti menyatakan kasus Covid-19  di Ibu Kota mengalami tren penurunan. Dia menuturkan penambahan kasus baru belakangan ini menurun di angka 3-4 ribu per hari atau lebih rendah dibandingkan puncak kenaikan pada Februari 2021.

    Baca juga: Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Jatipadang Turun, Dirut: Tak Ada Antrean di IGD


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.