Alasan Anies Baswedan Beri Syarat Sudah Divaksin untuk Operasional Kegiatan

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) melepas penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai (BSNT) berupa beras di Gudang Food Station Tjipinang Jaya, Jakarta, Kamis, 29 Juli 2021. Dinas Sosial DKI Jakarta kembali mendistribusikan bantuan non tunai berupa kepada 1.007.379 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di lima wilayah Kota Administrasi dan Kepulauan Seribu. ANTARA/Aprillio Akbar

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) melepas penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai (BSNT) berupa beras di Gudang Food Station Tjipinang Jaya, Jakarta, Kamis, 29 Juli 2021. Dinas Sosial DKI Jakarta kembali mendistribusikan bantuan non tunai berupa kepada 1.007.379 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di lima wilayah Kota Administrasi dan Kepulauan Seribu. ANTARA/Aprillio Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka peluang akan membuka operasional kegiatan ekonomi, sosial, dan budaya secara bertahap. Syaratnya, karyawan dan pengunjung harus sudah divaksin Covid-19.

    Vaksin Covid-19 memang tak menjamin warga terhindar dari penularan virus corona. Meski begitu, warga yang sudah divaksin memiliki risiko gejala berat dan kematian yang rendah.

    "Temuan riset medis kami dan data di Jakarta bahwa mereka yang sudah divaksin risikonya terbukti di lapangan jauh lebih kecil daripada mereka yang belum divaksin," kata dia dalam video yang diunggah di akun Youtube Pemprov DKI Jakarta, Sabtu, 31 Juli 2021.

    Tercatat 4,2 juta warga Ibu Kota yang sudah menerima vaksin Covid-19. Sebanyak 2,3 persen dari jumlah ini tetap terinfeksi Covid-19.

    Sebagian besar pasien positif yang sudah divaksin adalah orang tanpa gejala (OTG) atau bergejala ringan. Sedangkan itu, 0,013 persen pasien meninggal atau sekitar 13 per 100 ribu penduduk.

    "Dibandingkan dengan yang belum vaksin, yang sudah divaksin itu case fatality rate-nya atau tingkat kematian kasusnya menurun sampai kurang dari 1/3 dibandingkan mereka yang belum vaksin," kata Anies

    Untuk itu, Anies Baswedan mengajak warga buru-buru divaksin. Dia memahami takdir kematian tidak dapat terhindarkan, tapi setidaknya manusia berupaya mengurangi risiko kematian akibat Covid-19.

    Baca: Anies Baswedan Sebut Pembukaan Tempat Usaha dan Hiburan akan Bertahap

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.