Syarat Kartu Vaksin Covid-19, Anies Baswedan: Mirip Pakai Helm Saat Naik Motor

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) melepas penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai (BSNT) berupa beras di Gudang Food Station Tjipinang Jaya, Jakarta, Kamis, 29 Juli 2021. Dinas Sosial DKI Jakarta kembali mendistribusikan bantuan non tunai berupa kepada 1.007.379 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di lima wilayah Kota Administrasi dan Kepulauan Seribu. ANTARA/Aprillio Akbar

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) melepas penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai (BSNT) berupa beras di Gudang Food Station Tjipinang Jaya, Jakarta, Kamis, 29 Juli 2021. Dinas Sosial DKI Jakarta kembali mendistribusikan bantuan non tunai berupa kepada 1.007.379 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di lima wilayah Kota Administrasi dan Kepulauan Seribu. ANTARA/Aprillio Akbar

    Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta mewajibkan warganya untuk memiliki kartu vaksin Covid-19 jika ingin beraktivitas di luar rumah. |

    Gubernur Anies Baswedan mengatakan syarat itu akan dimudahkan dengan menggunakan aplikasi JAKI.

    "Tinggal masukan nomor induk kependudukan, lalu akan muncul warna hijau (artinya) sudah menjalani vaksin Covid-19 dua kali, warna kuning sudah vaksin satu kali, warna merah belum vaksin," kata Anies di Polda Metro Jaya, Ahad, 1 Agustus 2021.

    Anies juga mengatakan bahwa syarat kartu vaksinasi ini layaknya seperti memakai helm saat berkendara motor. Vaksin disebut sebagai proteksi atas risiko paparan Corona.

    "Kecelakaan resikonya besar, tapi kalau anda (naik motor) pakai helm, sampai kejadian kecelakaan pun Insya Allah risiko fatalitasnya lebih rendah," kata Anies.

    Syarat wajib kartu vaksinasi itu sebelumnya telah berlaku untuk beberapa sektor usaha dan kegiatan publik. Misalnya di warung makan, cukur rambut, hingga akad nikah.

    Anies mengatakan warga Ibu Kota yang sudah divaksin hingga saat ini berjumlah 7,5 juta orang. Angka itu disebut akan bertambah 3 juta lagi dalam dua pekan ke depan.

    Jika terealisasi, maka jumlah warga DKI yang sudah disuntik vaksin Covid-19 menjadi 10 juta orang.

    Baca juga : Anies Baswedan Penuhi Target Vaksinasi Covid-19 untuk 7,5 Juta Orang
    #Pakaimasker
    #Jagajarak
    #Cucitangan

    M YUSUF MANURUNG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.