Mantan Gubernur DKI Surjadi Soedirdja Meninggal, Riza Patria: Jakarta Kehilangan Legendanya

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat, pada Selasa, 22 Juni 2021. Tempo/Adam Prireza

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat, pada Selasa, 22 Juni 2021. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria turut berduka atas meninggalnya mantan Gubernur DKI Jakarta Surjadi Soedirdja. Menurut dia, Surjadi telah banyak melakukan terobosan untuk kemajuan Ibu Kota.

    "Jakarta kembali kehilangan tokoh dan legendanya," tulis Riza di akun Instagram @arizapatria, Selasa, 3 Agustus 2021.

    Surjadi menjabat gubernur DKI Jakarta pada 1992-1997. Di era kepemimpinannya itu, Surjadi membuat berbagai program pembangunan, seperti rumah susun, menciptakan kawasan hijau, memperbanyak daerah resapan air, hingga menggagas sistem satu arah di sejumlah jalan.

    Wagub DKI itu berharap apa yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta ke-13 itu dapat menjadi teladan bagi masyarakat. Dia juga mendoakan keluarga Surjadi diberikan ketabahan dan keiklasan.

    Gubernur DKI Jakarta ke-13 Soerjadi Soedirdja menerima Djarot Saiful Hidayat di rumahnya di Kawasan Cilqndak, Jakarta, 6 Juli 2016. TEMPO/Larissa

    "Mari kita doakan semoga Allah SWT menerima semua amal baiknya, mengampuni dosanya, dan menempatkannya di surga," ujar politikus Partai Gerindra itu.

    Surjadi meninggal karena sakit hari ini di Rumah Sakit Mayapada, Jakarta Pusat pukul 10.35. Gubernur DKI Anies Baswedan memastikan Surjadi meninggal bukan karena Covid-19.

    Surjadi Soedirdja meninggalkan seorang istri, dua anak, dan tiga cucu. Sebelum menjabat gubernur, dia adalah Pangdam Jaya era 1988-1990. Karier birokrat Surjadi berlanjut sebagai Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah pada Oktober 1999-23 Juli 2001.

    Baca juga: Anies Sebut Mantan Gubernur DKI Surjadi Soedirdja Meninggal Bukan sebab Covid-19


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.