Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta: 34 WNA Cina yang Diloloskan adalah Pekerja PSN

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Penumpang pesawat terlihat di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin, 3 Mei 2021. Masa larangan mudik Lebaran berlaku mulai 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Penumpang pesawat terlihat di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin, 3 Mei 2021. Masa larangan mudik Lebaran berlaku mulai 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Tangerang - Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Bandara Soekarno-Hatta Romi Yudianto sebut 34 warga negara Cina yang diloloskan masuk saat PPKM Level 4 adalah pekerja di proyek strategis nasional. Mereja juga telah memiliki Kartu Izin Tinggal Sementara (Kitas) 

    "Mereka pekerja," ujar Romi di Bandara Soekarno-Hatta, Senin 9 Agustus  2021.

    Namun Romi tidak menyebut di mana puluhan WNA Cina itu bekerja. Menurut dia, setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, 34 WNA Cina ini telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan dokumen keimigrasian. "Mereka dinyatakan memenuhi syarat dan aturan yang berlaku sehingga bisa masuk Indonesia."

    Kepala Kantor Imigrasi itu memastikan puluhan WNA Cina itu menjalani karantina Covid-19 sebelum menuju tempat mereka bekerja. "Sudah pasti menjalani karantina," ujarnya.

    Warga negara asing (WNA) asal Cina tersebut mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan menumpang pesawat Citilink dengan kode penerbangan QG8815. Pesawat itu membawa 37 penumpang, terdiri dari 34 WNA dan tiga orang warga negara Indonesia (WNI). Selain itu, terdapat 19 awak alat angkut yang semuanya WNI.

    Romi memastikan seluruh WNA Cina yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu lalu tersebut masuk dalam kategori orang asing yang diizinkan masuk ke Indonesia selama PPKM Level 4 sesuai Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Nomor 27 Tahun 2021.

    JONIANSYAH HARDJONO

    Baca juga: WNA Cina Terbanyak Keluar Masuk di 5 Bulan Pembatasan di Bandara Soekarno-Hatta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Semeru: Fakta dan Data...

    Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanis pada 4 Desember 2021. Erupsi Semeru kali ini diduga akibat curah hujan tinggi dan sejumlah faktor.