Jakarta Barat Belum Tempel Stiker Rumah Warga Belum Suntik Vaksin, Ini Sebabnya

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Petugas Satpol PP Jakarta Barat menempelkan stiker "Saya sudah divaksin" pada gerobak milik pelaku UMKM yang sudah divaksin. ANTARA/ HO-Satpol PP Jakarta Barat.

TEMPO.CO, Jakarta -Pemerintah Kota Jakarta Barat hingga saat ini belum melakukan penempelan stiker ke rumah warga yang belum mengikuti suntik vaksin tahap satu karena prosesnya baru pada pelaku usaha mikro kecil dan menengah.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Tamo Sijabat mengatakan sejauh ini baru menempelkan stiker bertuliskan "Saya sudah divaksin" di gerobak ataupun gerai milik pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang sudah divaksin.

Kegiatan itu, lanjut Tamo, sudah berjalan selama satu minggu terakhir dan menyasar kepada pelaku UMKM kaki lima.

"Yang ada kalau pelaku UMKM yang sudah vaksin kita pakaikan stiker di gerainya. Kalau yang stiker rumah pada mereka yang belum vaksin, belum," kata Tamo, Jumat, 13 Agustus 2021.

Camat Cengakreng, Jakarta Barat Ahmad Faqih mengaku pihaknya belum mendapatkan kabar terkait adanya kegiatan itu.

Walaupun demikian, Faqih siap berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menerapkan regulasi tersebut.

"Saya belum dengar tentang hal itu. Yang pasti akan terus berkoordinasi," kata Faqih.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan akan menandai rumah warga yang belum divaksin untuk mempermudah vaksinasi dari rumah ke rumah itu.

"Saya ambil contoh satu rumah ada lima orang, pak RW tahu ini berapa divaksin, ditempel stiker di depannya. Misalnya tiga yang sudah divaksin, yang dua belum, namanya A dan B," kata Yusri.

Kemudian, lanjut dia, mereka yang belum divaksin dilaporkan kepada gerai terdekat, lalu pihaknya akan turun ke lapangan untuk mengawasi teman-teman relawan bersama RT-RW dari rumah ke rumah.

Kegiatan stikerisasi suntik vaksin itu akan dilakukan oleh petugas gabungan dari kepolisian, TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di wilayah setempat.

Baca juga : Selama 9 Hari, 150 Ribu Warga Jakarta Barat Ikuti Program Vaksinasi Merdeka

ANTARA






Capaian Vaksinasi Booster Kedua Rendah, DKI Bicara Soal Reward dan Punishment

1 jam lalu

Capaian Vaksinasi Booster Kedua Rendah, DKI Bicara Soal Reward dan Punishment

Capaian vaksinasi booster kedua tergolong rendah. Dinas Kesehatan Jakarta merasa sulit menyadarkan warga. Harus diiming-imingi reward dan punishment.


Top Metro Malam: Anies Baswedan Barter Lahan dan Realisasi Pendapatan Jakarta Rendah

10 jam lalu

Top Metro Malam: Anies Baswedan Barter Lahan dan Realisasi Pendapatan Jakarta Rendah

Berita mengenai Anies Baswedan, rendahnya realisasi pendapatan Jakarta, hingga vaksinasi booster malam hari paling banyak dicari di kanal Metro Tempo.


DKI Buka Sentra Vaksin Covid-19 Malam Hari untuk Genjot Vaksinasi Booster Kedua

11 jam lalu

DKI Buka Sentra Vaksin Covid-19 Malam Hari untuk Genjot Vaksinasi Booster Kedua

Dinas Kesehatan Jakarta membuka sentra vaksin Covid-19 pada sore dan malam hari. Tujuannya untuk menggenjot vaksinasi booster kedua.


Seorang Laki-Laki di Tambora Mencoba Mengakhiri Hidup dengan Menceburkan Diri ke Gorong-gorong

14 jam lalu

Seorang Laki-Laki di Tambora Mencoba Mengakhiri Hidup dengan Menceburkan Diri ke Gorong-gorong

Laki-laki berusia 28 tahun itu diketahui berasal dari Pemalang Jawa Tengah. Mencoba mengakhiri hidup karena diduga punya masalah keluarga.


Kapolsek Tambora Imbau Orang Tua Awasi Anaknya Supaya Tak Jadi Korban Pelecehan Seksual

15 jam lalu

Kapolsek Tambora Imbau Orang Tua Awasi Anaknya Supaya Tak Jadi Korban Pelecehan Seksual

Kapolsek Tambora mengimbau para orang tua untuk mengawasi anak-anaknya agar tak menjadi korban pelecehan seksual.


Harga Kebutuhan Pokok Naik, Pasar Jaya Perkuat Koordinasi Kendalikan Harga

16 jam lalu

Harga Kebutuhan Pokok Naik, Pasar Jaya Perkuat Koordinasi Kendalikan Harga

Pasar Jaya memperkuat koordinasi lintas instansi sebagai langkah untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok di Jakarta agar tetap stabil.


Pemerintah Jelaskan Penyebab Baru 20 Persen UMKM yang Miliki Akses ke Kredit Perbankan

20 jam lalu

Pemerintah Jelaskan Penyebab Baru 20 Persen UMKM yang Miliki Akses ke Kredit Perbankan

Yulius mencatat hanya 20 persen usaha kecil dan menengah (UKM) yang memiliki akses kredit ke perbankan.


Pencabulan Anak Umur 11 Tahun di Tambora, Pelaku Belum Lama Mengenal Orang Tua Korban

20 jam lalu

Pencabulan Anak Umur 11 Tahun di Tambora, Pelaku Belum Lama Mengenal Orang Tua Korban

Pencabulan oleh pria berusia 32 tahun itu telah dilakukan sebanyak dua kali di sebuah hotel. mengenal ayah dan ibu korban.


Indonesia Butuh 9 Juta Talenta Digital, Sandiaga: Pemerintah dan Dunia Usaha Harus Kerja Sama

20 jam lalu

Indonesia Butuh 9 Juta Talenta Digital, Sandiaga: Pemerintah dan Dunia Usaha Harus Kerja Sama

Sandiaga Uno mengatakan pemenuhan kebutuhan 9 juta talenta digital harus dikerjakan bersama antara pemerintah dan dunia usaha


NFA Apresiasi OKKPD yang Berhasil Terbitkan Label Hijau untuk UMKM

1 hari lalu

NFA Apresiasi OKKPD yang Berhasil Terbitkan Label Hijau untuk UMKM

Ada 18 kabupaten yang menerima penghargaan.