TransJakarta Uji Coba Kedua Bus Listrik di Jakarta, Ini Rutenya

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas beraktivitas saat uji coba bus Transjakarta berbahan bakar listrik di lapangan parkir Kantor pusat PT Transjakarta, Jakarta, Jumat, 10 September 2021. Uji coba transportasi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (Battre Electic Vehicle) bertujuan untuk mengurangi polusi udara. Pemprov DKI menargetkan penggunaaan 5.000 bus elektrik untuk transjakarta. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Petugas beraktivitas saat uji coba bus Transjakarta berbahan bakar listrik di lapangan parkir Kantor pusat PT Transjakarta, Jakarta, Jumat, 10 September 2021. Uji coba transportasi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (Battre Electic Vehicle) bertujuan untuk mengurangi polusi udara. Pemprov DKI menargetkan penggunaaan 5.000 bus elektrik untuk transjakarta. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, PT Transportasi Jakarta atau TransJakarta melakukan uji coba satu unit bus listrik,

    Fasilitas anyar itu untuk melayani masyarakat dengan rute Blok M-Balaikota.

    Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Chaidir menjelaskan, peluncuran bus listrik itu sebagai bentuk dukungan untuk program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

    "Ini merupakan uji coba bus elektrik yang kedua. sebelumnya pada Desember2020, kita sudah uji coba. Prinsipnya sangat menunjang Perpres 55 Tahun 2019 dan ke depannya kita akan terapkan kendaraan elektrik di semua jenis," kata Chaidir di Jakarta, Jumat, 10 September 2021.

    Chaidir menambahkan, uji coba bus listrik TransJakarta itu juga merujuk pada Instruksi Gubernur DKI Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara di Jakarta.

    "Di DKI Jakarta terlebih dahulu kita akan uji coba kendaraan elektrik untuk angkutan umum bekerja sama dengan PT TransJakarta," ujar Chaidir.

    Direktur Utama PT TransJakarta, Sardjono Jhony mengatakan, uji coba bus listrik itu bekerjasama dengan Agen Penyedia Bus (APM) PT Higer Maju Indonesia (HMI).

    Uji coba bus listrik akan dilakukan selama tiga bulan ke depan tanpa dikenakan biaya atau gratis.

    Meski demikian, pihaknya tetap melakukan protokol kesehatan ketat dan juga pembatasan penumpang yang hanya 25 orang.

    Sardjono Jhony mengatakan, ditargetkan PT TransJakarta memiliki sebanyak 5.000 unit bus listrik pada tahun 2025.

    "Harapan kita sampai akhir tahun kita lengkapi menjadi 100 e-bus. Tahun depan kita akan lanjutkan 2.300 unit lagi sampai tahun 2025 menjadi 5.000 unit," ujar Sardjono ihwal operasionalisasi bus listrik Transjakarta.

    Baca juga : YLKI Ingatkan Transjakarta di Hari Pelanggan Nasional, Apa Saja?
    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Perlu Diketahui Tentang Kemenangan Indonesia di Thomas Cup 2020

    Kemengan Jonatan Christie di Thomas Cup 2020 menandai kemenangan Tim Merah Putih. Sejumlah catatan ditorehkan oleh regu yang menang atas Cina ini.