DKI Batal Gelar Sekolah Tatap Muka Senin-Jumat yang Rencananya Mulai Hari Ini

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pelajar saat pulang sekolah usai mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) di SMK Negeri 15, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 3 September 2021. Dinas Perhubungan DKI Jakarta membantu sarana transportasi gratis bagi peserta didik yang mengikuti PTM secara terbatas dengan mengoperasikan 70 bus sekolah yang melayani 20 rute reguler dan 13 rute zonasi. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Sejumlah pelajar saat pulang sekolah usai mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) di SMK Negeri 15, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 3 September 2021. Dinas Perhubungan DKI Jakarta membantu sarana transportasi gratis bagi peserta didik yang mengikuti PTM secara terbatas dengan mengoperasikan 70 bus sekolah yang melayani 20 rute reguler dan 13 rute zonasi. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekolah tatap muka terbatas yang buka setiap hari di Jakarta batal dimulai hari ini. Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat Kerjasama Antar Lembaga Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah menyatakan, pihaknya masih perlu mengkaji perhelatan pembelajaran tatap muka (PTM) setiap hari.

    "Masih seperti semula. Jadi Senin, Rabu, dan Jumat," kata dia saat dihubungi, Senin, 13 September 2021.

    Sebelumnya, pembelajaran tatap muka terbatas sudah dimulai di Ibu Kota sejak 30 Agustus 2021. Jadwal PTM bergantian, yaitu Senin, Rabu, dan Jumat. Dinas Pendidikan DKI lantas berencana membuka sekolah tatap muka setiap hari, Senin-Jumat, mulai 13 September 2021.

    Badut dari Komunitas Aku Badut Indonesia (ABI) saat melakukan edukasi tentang protokol kesehatan pada siswa di SDN 03 Citayam, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin, 6 September 2021. Aku Badut Indonesia (ABI) melakukan aksi kampanye edukasi tentang protokol kesehatan dengan menyanyikan lagu 3 M, membagikan masker dan mengingatkan protokol kesehatan selama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Sekolah. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Menurut Taga, belum ada penambahan jumlah sekolah yang menggelar sekolah tatap muka terbatas. Saat ini masih 610 sekolah yang buka dengan metode belajar sepekan tiga kali.

    Dinas Pendidikan DKI, tutur dia, akan selalu memantau penerapan sekolah tatap muka terbatas. "Pemantauan yang intensif," ucap dia.

    Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI menggelar sekolah tatap muka terbatas di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 3. Sekolah tatap muka ini sesuai dengan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.