DKI Catat 190 Kasus Konfirmasi Positif Covid-19 Baru pada 14 September 2021

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi swab test atau tes usap Covid-19. REUTERS

    Ilustrasi swab test atau tes usap Covid-19. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta- Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan pada Selasa, 14 September 2021 ditemukan 190 kasus konfirmasi positif Covid-19 baru di Jakarta. Angka itu didapat dari tes PCR yang dilakukan terhadap 15.592 orang untuk mendiagnosis kasus baru. 

    Dwi menyebut jumlah kasus Covid-19 aktif turun sebanyak 313 kasus. “Sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 3.368 orang yang masih dirawat atau isolasi,” ujar Dwi dalam keterangan tertulisnya. 

    Selama sepekan terakhir Dinas Kesehatan DKI mencatat persentase kasus positif Covid-19 atau positivity rate di Jakarta sebesar 1,6 persen, sedangkan secara total sebesar 14,2 persen. Angka sepekan terakhir itu telah berada di bawah standar yang ditetapkan oleh WHO, yaitu positivity rate suatu daerah tak boleh lebih dari 5 persen. 

    Adapun selama pandemi ini, kata Dwi, sudah ditemukan 855.119 kasus konfirmasi Covid-19 di Jakarta. Dari jumlah itu, sebanyak 838.306 orang telah dinyatakan sembuh dengan tingkat kesembuhan 98 persen dan 13.445 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen. “Sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,3 persen,” kata Dwi. 

    Baca juga: DKI Minta Warga Tidak Pilah-pilih Merek Vaksin Covid-19

    ADAM PRIREZA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.