Bentuk Tiger Cepol, Bupati Bogor: Satpol PP Galak Sudah Tidak Zamannya

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Bogor Ade Yasin menempelkan stiker berwarna hijau pada kendaraan yang boleh masuk ke wilayah Kabupaten Bogor pada libur Imlek, Jumat 12 Februari 2021. Foto: Antaranews

    Bupati Bogor Ade Yasin menempelkan stiker berwarna hijau pada kendaraan yang boleh masuk ke wilayah Kabupaten Bogor pada libur Imlek, Jumat 12 Februari 2021. Foto: Antaranews

    TEMPO.CO, Cibinong - Bupati Bogor Ade Yasin membentuk Tim Gerak Cepat Satpol PP atau Tiger Cepol agar petugas polisi pamong praja bekerja menanggapi laporan masyarakat dengan cepat. Agar bisa bergerak cepat, anggota Satpol PP ini dibekali sepeda motor.   

    Ade Yasin mengatakan Tiger Cepol ini merupakan wujud budaya kerja gercep (gerak cepat) sesuai road map reformasi birokrasi Pemerintah Kabupaten Bogor tahun 2019-2024.

    Namun Ade mengingatkan agar Satpol PP tegas namun lebih humanis dan ramah terhadap masyarakat dalam menegakkan aturan.  

    "Satpol PP yang garang, galak, itu sudah tidak zamannya lagi," ujar Ade Yasin dalam peluncuran Tiger Cepol di Cibinong, Selasa 14 September 2021.

    Bupati Bogor itu berharap Satpol PP dapat menegakkan aturan PPKM untuk mengendalikan penularan virus corona di Kabupaten Bogor. “Di masa pandemi ini, Satpol PP diharapkan dapat menjadi pengawal kebijakan pemerintah memutus mata rantai penularan Covid-19,” ujarnya.

    Baca juga: Minimarket di Jakarta Dilarang Memajang Rokok, Satpol PP: Tetap Boleh Dijual



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.