Kabupaten Tangerang Masih PPKM Level 3, Ini Kata Satgas Soal Pelonggaran Baru

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Sekolah Tatap Muka atau Ilustrasi Belajar Tatap Muka. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

    Ilustrasi Sekolah Tatap Muka atau Ilustrasi Belajar Tatap Muka. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

    TEMPO.CO, Tangerang -Satuan Tugas Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tangerang, Banten menyebutkan bahwa pemerintah daerah setempat masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 3 hingga sepekan kedepan yang terhitung mulai 14 September 2021.

    Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi di Tangerang, mengatakan kebijakan PPKM tersebut menindaklanjuti dari Intruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) 42/2021 untuk perpanjangan masa pembatasan di level 4, level 3, level 2 dan level 1 di wilayah Jawa Bali.

    "Saat ini status PPKM di Kabupaten Tangerang masih dalam level 3, tidak ada yang berbeda dari sebelumnya," ucapnya, Rabu, 15 September 2021.

    Sejak PPKM yang berlaku sejak 31 Agustus 2021, Kabupaten Tangerang sudah berada di level 3 dengan adanya beberapa pelanggaran-pelonggaran aktivitas masyarakat, seperti dibukanya kembali operasional pusat perbelanjaan, diperbolehkannya kegiatan peribadatan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

    "Kemudian di PPKM level 3 ini juga ada tambahan pelonggaran yaitu di bolehkannya kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas, dengan syarat harus memenuhi prokes," tuturnya.

    Ia juga mengaku, bahwa selama masa PPKM Level 3, ada perubahan yang cukup baik terkait perkembangan jumlah kasus penularan virus corona di wilayahnya tersebut.

    "Sekarang kasus di kita sudah menurun terus, hanya saja tinggal di tracing saja," ujarnya.

    Selain itu, ia menyebutkan, ketentuan Imendagri saat ini untuk penurunan level 3 menjadi level 2 di suatu kabupaten/kota dinilai dari indikator cakupan vaksinasi. Dimana, jika cakupan vaksinasi dosis 1 mencapai 50 persen dan cakupan vaksin lansia minimal capai 40 persen, maka daerah itu bisa turun level PPKM.

    "Jadi selain dinilai dari penurunan kasus sekarang juga dinilai dari cakupan vaksinasinya. Dimana cakupan vaksin kita saat ini baru mencapai 31 persen, sedangkan capaian vaksin lansia baru 17 persen dari target yang ada, maka kita tetap di level 3," katanya.

    Dalam mengupayakan penurunan pada PPKM Level 3 tersebut, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang akan menggencarkan vaksinasi terhadap masyarakat dengan bekerjasama TNI/Polri. Sehingga cakupan vaksinasi Covid-19 itu dapat mencapai target yang sudah ditentukan sebelumnya.

    Baca juga: Polisi Bekuk Tersangka Pembunuhan Dukun Pengganda Uang di Tangerang

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.