Update Corona Jakarta: 305 Kasus Covid-19 Baru Ditemukan Hari Ini

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria menjalani tes swab antigen COVID-19 di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis, 1 Juli 2021. Lima provinsi di Pulau Jawa menjadi penyumbang tambahan kasus positif terbanyak, mulai dari DKI Jakarta sampai Jawa Timur. ANTARA/Jojon.

    Seorang pria menjalani tes swab antigen COVID-19 di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis, 1 Juli 2021. Lima provinsi di Pulau Jawa menjadi penyumbang tambahan kasus positif terbanyak, mulai dari DKI Jakarta sampai Jawa Timur. ANTARA/Jojon.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan ditemukan 305 kasus Covid-19 baru pada hari ini. Jumlah itu didapat dari hasil tes PCR yang dilakukan kepada 20.532 orang untuk mendiagnosis kasus baru. 

    Meski penambahan kasus baru hari ini lebih tinggi ketimbang kemarin, Dwi menyebut ada penurunan jumlah kasus aktif sebanyak 79 kasus.

    “Sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 3.289 orang yang masih dirawat atau isolasi," ujar Dwi dalam keterangan tertulisnya pada Rabu, 15 September 2021

    Selama sepekan terakhir, Dinas Kesehatan mencatat persentase hasil tes positif Covid-19 atau positivity rate di Jakarta sebesar 1,5 persen, sementara secara total 14,2 persen. Jumlah itu sudah berada di bawah standar yang ditetapkan oleh WHO, di mana positivity rate suatu daerah tak boleh lebih dari 5 persen. 

    Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat sepanjang pandemi telah ditemukan 855.424 kasus Covid-19. Dari di Ibu Kota. Dari jumlah itu, sebanyak 838.680 orang telah dinyatakan sembuh dengan tingkat kesembuhan 98 persen, sementara 13.455 orang lainnya meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen. 

    Baca juga: Kasus Covid-19 di Jakarta Sulit Jadi Nol, Dinkes DKI: Harus Hidup Berdampingan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.