Wagub DKI: Wali Kota Harus Jadi Pelayan Masyarakat, Bukan Kacung Pengembang

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat malam, 11 Juni 2021. TEMPO/Lani Diana

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat malam, 11 Juni 2021. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur atau Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sepakat dengan pesan agar wali kota tidak menjadi kacung pengembang. Pesan ini pertama kali disampaikan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi saat memimpin rapat penyampaian visi misi calon wali kota Jakarta Barat dan Jakarta Selatan.

    "Saya kira pesannya bagus, yang namanya wali kota dan bupati ya harus menjadi pelayan bagi masyarakat, bukan menjadi kacung pengembang," kata Wagub DKI di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat, 17 September 2021.

    Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunjuk Yani Wahyu Purwoko sebagai calon Wali Kota Jakarta Barat dan Munjirin sebagai calon Wali Kota Jakarta Selatan. Rapat penyampaian visi misi di hadapan DPRD DKI digelar pada Rabu, 15 September 2021.

    Dalam rapat itu, Prasetio berpesan agar wali kota tidak menjadi kacung pengembang. Dia tak mendetailkan maksudnya. "Wali kota jangan jadi kacungnya pengembang, harus tegas. Kalau dia punya kewajiban ya tagih, walaupun itu teman saya,” ucap dia.

    Ketua Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD DKI Mujiyono berujar dewan memutuskan dua calon wali kota ini layak. Proses selanjutnya adalah DPRD mengirimkan surat rekomendasi atas kelayakan dua calon wali kota itu kepada Anies. Lalu pemerintah DKI bakal menentukan kapan pelantikan Yani dan Munjirin.

    Baca juga: Ketua DPRD DKI: Wali Kota Jangan Jadi Kacung Pengembang

    LANI DIANA | ADAM PRIREZA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Biarkan Satu Teman Yang Toxic Mempengaruhi Anda

    Berikut 5 tanda persahabatan yang beracun atau Toxic friendship, perlu evaluasi apakah harus tetap berteman atau cukup sampai di sini.