Celurit hingga Mandau Disita dari Pemuda yang Hendak Tawuran di Kembangan

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tawuran. Dok. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Ilustrasi tawuran. Dok. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi menyita berbagai senjata tajam dan senjata tumpul dari sejumlah pemuda yang hendak tawuran di Kembangan, Jakarta Barat pada Sabtu dini hari. Para pemuda itu terjaring operasi cipta kondisi yang digelar polisi.

    "Operasi tersebut berhasil menggagalkan rencana aksi sekelompok pemuda yang hendak melakukan aksi tawuran," kata Kapolsek Kembangan, Komisaris Khoiri secara tertulis, Sabtu, 18 September 2021.

    Khoiri mengatakan polisi menyita 11 celurit, 1 mandau, 1 tongkat baseball, 2 stik golf dan 41 sepeda motor. Polisi juga menangkap 13 pemuda dalam operasi tersebut.

    Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Kembangan, Ajun Komisaris Ferdo Elfianto mengatakan operasi cipta kondisi berlangsung pada pukul 02.00. Saat melintas di Jalan Raya Joglo, polisi mencurigai sejumlah pemuda yang sedang berkumpul. Polisi lantas melakukan pemeriksaan dan menemukan sarung celurit

    Dari lokasi itu, kata Ferdo, seorang pemuda ditelepon oleh rekannya dan mengajak tawuran. Pemuda itu diminta bertemu di sekitar Masjid Baabul Minan, Kembangan. Selanjutnya, polisi mendatangi lokasi tersebut.

    "Setibanya di lokasi, para pemuda tersebut kaget lalu berusaha melarikan diri," kata Ferdo.

    Berbagai senjata tajam dan senjata tumpul yang disita polisi ditemukan di tempat berkumpulnya para pemuda yang hendak tawuran tersebut. Hingga kini, 13 orang yang ditangkap masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

    Baca juga: Berkerumun Hingga Dinihari, Geng Motor Dihukum Dorong Motor ke Polsek Cilandak

    M YUSUF MANURUNG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pro - Kontra Syarat Tes PCR Covid-19 untuk Penerbangan Jawa - Bali

    Syarat terbaru naik transportasi udara antara lain wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR. Kebijakan ini dinilai menyulitkan tak hanya penumpang.