Prosedur Baru Bandara Soekarno-Hatta, Penumpang Internasional Lalui 6 Checkpoint

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Situasi penanganan penumpang asal penerbangan luar negeri di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada Sabtu, 26 September 2020. Foto diambil dari akun Twitter @trinitytraveler

    Situasi penanganan penumpang asal penerbangan luar negeri di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada Sabtu, 26 September 2020. Foto diambil dari akun Twitter @trinitytraveler

    TEMPO.CO, Tangerang-Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi mengatakan  sejumlah checkpoint ditetapkan untuk menjalankan prosedur baru kedatangan penumpang internasional di Bandara Soekarno-Hatta. "Aturan baru ini mulai diberlakukan penuh pada 19 September 2021 mulai pukul 00.00 WIB," ujar Agus dalam keterangan tertulisnya, Ahad 19 September 2021.

    Penumpang yang datang dari luar negeri wajib menjalani tes PCR setelah mendarat di Bandara Soekarno-Hatta. Setelah itu, para penumpang harus melewati enam kali pemeriksaan di enam checkpoint.

    Berikut pemeriksaan pada tiap checkpoint itu:

    *Checkpoint 1
    Penumpang rute internasional (WNI dan WNA) yang mendarat di Bandara Soekarno-Hatta setelah turun dari pesawat akan menuju area holding, untuk pendataan sesuai kriteria Keputusan Kepala Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 11/2021 (pekerja migran, pelajar/mahasiswa, pegawai pemerintah), dan pendataan untuk WNI dan pelaku perjalanan lainnya sesuai ketentuan di luar kriteria keputusan Ketua Satgas.

    *Checkpoint 2
    Penumpang menuju area verifikasi dokumen kesehatan yang dilakukan oleh personel Kementerian Kesehatan. Dokumen yang diverifikasi antara lain kartu vaksinasi, eHAC Internasional, surat hasil RT-PCR COVID-19 dari negara asal, dan dokumen lainnya yang dipersyaratkan dalam SE Kemenhub 74/2021. Pada titik ini, personel KKP  Kementerian Kesehatan juga akan melakukan klasifikasi lokasi karantina.

    *Checkpoint 3
    Penumpang menjalani tes PCR di bilik yang terletak masih di Area Kedatangan Internasional Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Layanan tes COVID-19 ini akan dilakukan oleh penyedia fasilitas layanan kesehatan.

    Checkpoint 4
    Penumpang menjalani proses Imigrasi serta Bea dan Cukai

    Checkpoint 5
    Penumpang menuju area holding untuk persiapan karantina, dengan pengawasan personel Satgas Udara Penanganan COVID-19. Hasil tes PCR juga akan diinformasikan di titik ini.

    Checkpoint 6
    Penumpang menuju transportasi darat (bus) untuk diantar ke lokasi karantina yang telah ditetapkan. Pelaksanaan di titik ini dibantu oleh Polres Bandara Soekarno-Hatta.

    Prosedur baru ini diterapkan setelah Kementerian Perhubungan menerbitkan Surat Edaran Nomor 74 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Internasional Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi COVID-19.

    Pelaksana tugas Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah I Soekarno-Hatta Y. Gandoz mengatakan surat edaran itu untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan terhadap penumpang pesawat rute internasional.

    SE Nomor 74 Tahun 2021, kata Gandoz, prinsipnya untuk mencegah terjadinya peningkatan penularan COVID-19 termasuk varian virus SARS-CoV-2 baru yang telah bermutasi menjadi varian Alpha, varian Beta, varian Delta, varian Gamma dan varian MU (B.1.621) serta potensi berkembangnya varian baru lainnya.

    Baca: Super Air Jet Terbang Perdana Jakarta-Palembang Hari Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pro - Kontra Syarat Tes PCR Covid-19 untuk Penerbangan Jawa - Bali

    Syarat terbaru naik transportasi udara antara lain wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR. Kebijakan ini dinilai menyulitkan tak hanya penumpang.