Top 3 Metro: Alasan Kepala BPK DKI Diganti, Kronologi Penembakan Ustad Alex

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Perwakilan BPK DKI Pemut Aryo Wibowo (dua dari kiri) digantikan oleh Dede Sukarjo (dua dari kanan) dalam serah terima jabatan di Gedung BPK DKI, Jakarta Selatan, Kamis, 16 September 2021. TEMPO/Lani Diana

    Kepala Perwakilan BPK DKI Pemut Aryo Wibowo (dua dari kiri) digantikan oleh Dede Sukarjo (dua dari kanan) dalam serah terima jabatan di Gedung BPK DKI, Jakarta Selatan, Kamis, 16 September 2021. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Berita terpopuler metropolitan pada Senin pagi dimulai dari alasan BPK mengganti kepala perwakilan DKI Pemut Aryo Wibowo yang menyoroti anggaran Formula E. Dari DKI Jakarta, Pemut kini menjabat Kepala Perwakilan BPK Aceh.

    Kasus penembakan Ustad Arman alias Alex di Kunciran, Tangerang, juga banyak dibaca. Saat penembakan terjadi, ustad Alex sedang berjalan pulang bersama anaknya usai salat Magrib di masjid. 

    Berita lain yang menarik perhatian pembaca adalah penerapan prosedur baru bagi kedatangan penumpang internasional di Bandara Soekarno-Hatta. Seluruh penumpang dari penerbangan internasional yang tiba di bandara harus melalui 6 checkpoint termasuk menjalani tes PCR untuk mencegah penyebaran varian Mu. 

    Berikut ringkasan 3 berita terpopuler metropolitan pada Senin pagi, 20 September 2021: 

    1. Alasan BPK RI Ganti Kepala Perwakilan DKI yang Soroti Anggaran Formula E

    Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Internasional Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Selvia Vivi Devianti mengatakan penggantian Kepala Perwakilan BPK DKI sebagai mutasi dan rotasi biasa. "itu upaya meningkatkan kinerja pejabat dan bentuk penyegaran dalam organisasi," kata dia kepada Tempo, Jumat malam, 17 September 2021.

    Kepala Perwakilan BPK DKI yang sebelumnya dijabat Pemut Aryo Wibowo digantikan oleh Dede Sukarjo, mantan Kepala Auditoriat V.A BPK. Pemut kini menjabat Kepala Perwakilan BPK Aceh. 

    Melalui mutasi ini, BPK RI berharap pejabat yang baru dilantik dapat terus meningkatkan kinerja. "Dan kreativitasnya di tempat yang baru." 

    Anies Baswedan meninjau balap mobil Formula E di di Brooklyn, Amerika Serikat. Instagram/@aniesbaswedan

    BPK DKI menyoroti studi kelayakan PT Jakarta Propertindo atau Jakpro soal komposisi keuntungan penyelenggaraan Formula E di Ibu Kota selama 2020-2024. BPK menilai negosiasi Jakpro soal status kerja sama dan pendanaan Formula E belum maksimal.

    Hasil audit BPK DKI terhadap laporan keuangan DKI 2020, semisal pemborosan pembelian rapid test dan masker N95 oleh Dinas Kesehatan DKI. Pemprov DKI juga diketahui kelebihan bayar gaji PNS yang sudah pensiun dan meninggal. BPK DKI mendapati Pemerintah DKI masih menyalurkan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus kepada siswa yang sudah lulus sekolah.

    Selanjutnya detik-detik penembakan ustad di Tangerang...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Biarkan Satu Teman Yang Toxic Mempengaruhi Anda

    Berikut 5 tanda persahabatan yang beracun atau Toxic friendship, perlu evaluasi apakah harus tetap berteman atau cukup sampai di sini.